Jakarta | EGINDO.co     -Ibu Kota Negara Indonesia sekarang lebih dikenal sekarang Nusantara, nantinya kota tersebut akan memiliki jaringan komunikasi 5G untuk prasarana menjadi penunjang tata kota dengan sistem Smart City.
Dikatakan Dedy Permadi sebagai juru bicara dari kementerian kominfo, menyebutkan desain infrastruktur jaringan telekomunikasi di IKN telah diselesaikan dan mengikuti cetak biru dari Badan Perencana Pembangunan Nasional (BAPPENAS). Desain yang ada di IKN sudah sesuai dari hasil koordinasi kominfo dan pihak terkait, berencana untuk menerapkan layanan jaringan 5G untuk layanan publik dan smart city di IKN.
Kementerian kominfo sedang melaksanakan pemetaan untuk kebutuhan jaringan backbone, jaringan akses serta lastmile di IKN atau Nusantara. Pemetaan itu terdiri infrastruktur penunjang perangkap aktif dan pasif, untuk bisa memenuhi kebutuhan implementasi layanan fixed broadband dan layanan mobil broadband,
Fungsi sistem smart city semakin optimal karena tidak ada kendala keterbatasan teknologi dengan memakai jaringan komunikasi 5G, sedangkan yang ada sekarang 4G masih memiliki kendala latency atau penundaan layanan telekomunikasi dalam penerapan sistem Smart City, ujarnya.
Perpindahan Ibu Kota Negara (IKN) dari Jakarta ke Nusantara pada Selasa (18/1) dipastikan dengan pengesahan RUU IKN menjadi Undang- Undang dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-13 dalam Masa Persidangan III tahun sidang 2021-2022.
Kehadiran UU IKN (Ibu Kota Negara)Â itu memastikan Indonesia nantinya akan memiliki Ibu Kota Negara Baru bernama Nusantara.
Anggota DPR menyetujui dalam rapat rencana pemindahan Ibu Kota Negara usai Kepala BAPENNAS yaitu Suharso Monoarfa menyampaikan pendapat akhir Presiden RI terkait program tersebut.
Sumber: Antaranews/Sn