Teheran | EGINDO.co – Iran pada hari Minggu (23 Agustus) menyatakan telah menemukan lebih dari 200 miliar meter kubik gas alam, di tengah berlangsungnya perang di Timur Tengah yang telah berdampak pada infrastruktur dan produksi energi negara tersebut.
“Cadangan gas baru ditemukan di wilayah selatan provinsi Fars,” ujar Menteri Perminyakan Mohsen Paknejad kepada televisi pemerintah, seraya menambahkan bahwa lebih dari 160 miliar meter kubik gas dapat diekstraksi dari ladang tersebut.
Ia mendeskripsikan temuan itu sebagai gas alam “manis” (*sweet natural gas*), yang memiliki kandungan gas beracun hidrogen sulfida sangat rendah, sehingga menghasilkan biaya operasional dan pengembangan yang lebih hemat.
Menurut Bloomberg, produksi baru dari lokasi tersebut kemungkinan baru akan terealisasi dalam beberapa tahun mendatang.
Sektor energi Iran telah terpukul sejak serangan gabungan AS-Israel terhadap Republik Islam tersebut memicu perang di Timur Tengah pada akhir Februari.
Negara-negara tersebut telah menyerang infrastruktur energi Iran, seperti fasilitas produksi gas atau depot minyak, serta jalur-jalur transportasi.
Sumber : CNA/SL