Investasi RI Tembus Rp497 Triliun di Awal 2026, Didominasi Hilirisasi SDA

Ilustrasi
Ilustrasi

Jakarta|EGINDO.co Pemerintah mencatat kinerja investasi nasional pada awal tahun 2026 menunjukkan tren positif. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan bahwa realisasi investasi sepanjang kuartal I/2026 mencapai Rp497 triliun, meningkat sekitar 7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp465 triliun.

Dalam rapat bersama DPR di Kompleks Parlemen, Senin, 13 April 2026, Rosan menjelaskan bahwa sektor hilirisasi sumber daya alam masih menjadi motor utama pertumbuhan investasi. Kontribusinya mencapai 30,2% atau setara Rp150,1 triliun dari total investasi pada Januari hingga Maret 2026.

Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, investasi tersebut juga berdampak pada penciptaan lapangan kerja. Tercatat sebanyak 627.036 tenaga kerja berhasil terserap, meningkat 5,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Dari sisi asal negara, arus modal asing masih didominasi oleh beberapa mitra utama Indonesia, yakni Singapura, China, Jepang, Korea Selatan, serta Amerika Serikat. Pemerintah menilai kondisi geopolitik global yang dinamis justru membuka peluang baru bagi Indonesia sebagai tujuan investasi yang relatif netral dan terbuka.

Sejumlah media nasional seperti Bisnis Indonesia dan Kontan juga menyoroti kuatnya peran hilirisasi dalam menjaga momentum investasi, terutama di tengah ketidakpastian global.

Untuk keseluruhan tahun, pemerintah menargetkan realisasi investasi mencapai Rp2.041,3 triliun. Target tersebut merupakan bagian dari strategi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 guna mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8% dan memperkuat struktur industri nasional. (Sn)

Scroll to Top