Investasi Dari Uang Jajan Apa Bisa ?

finance 101

Jakarta | EGINDO.co Pernah gak sih kepikiran mau investasi cuman suka mikir kalo investasi harus uang yang banyak ? Kata siapa investasi harus memiliki uang yang banyak, kita bisa mulai investasi seharga kopi loh.

Misal kalian sehari ngopi 5 kali dalam sehari, kita estimasi aja satu kopi kamu menghabiskan 25 ribu dan kamu kurangin kopi kamu jadi 2 kali dalam sehari, kamu menghemat 75 ribu, dalam sebulan kamu bisa menghemat 300 ribu dan konsisten kamu lakukan dalam setahun kamu menghemat sebesar 3,6 juta dari jajan kopi doang.

Sekarang kita alihkan uang kopi kamu investasikan dari pada uangnya tidak di gunakan apa-apa mending kita putar lagi untuk menghasilkan uang.

Misalnya kamu mau memulai investasi yang perlu di pahami adalah profile dirimu, karena dalam dunia investasi ada 3 jenis profil portofolio :

1. Konservatif

Untuk orang yang memiliki profil ini cenderung memilih instrumen investasi yang sangat aman dan hasil yang sudah diketahui sebelumnya, misalnya deposito.

2. Moderat

Untuk orang yang memiliki profil ini cenderung berani mengambil resiko yang besar, namun tetap berhati-hati dalam meilih jenis instrumen investasi dan membatasi jumlah investasi pada yang berisiko.

3. Agresif

Untuk orang yang memiliki profil ini berani mengambil resiko yang tinggi sehingga menempatkan sebagian besar dananya pada instrumen berisiko.

Setelah memahami profil diri sendiri baru tentukan mau lakukan investasi yang mana. Namun kamu berfirkir emang ada investasi yang seharga kopi ? ada dong, kalian bisa memulai investasi dengan menginvestasikan di reksadana.

Reksadana sendiri di bagi 4 sesuai dengan profil portofolio investasi kamu :

  1. Reksadana Pasar Uang (Money Market Funds) Reksadana jenis ini hanya melakukan investasi utang dengan tempo kurang dari satu tahun.
  2. Reksadana Pendapatan Tetap (Fix Income Funds) Reksadana ini sama seperti pasar uang namun bedanya memiliki resiko lebih besar tetapi pengembaliannya tetap setabil.
  3. Reksadana Saham (Equity Funds) Reksadana ini Lebih tinggi resikonya karena investasinya dilakukan pada saham.
  4. Reksadana Campuran (Discretionary Funds) Reksadana ini adalah campuran dari ketiga jenis reksadana.
Baca Juga :  Obligasi Beda Dengan Saham, Dimana?

Kamu dapat memilih investasi sesuai yang kamu inginkan dan tujuan investasinya. Kenapa harus reksadana ? karena  reksadana adalah merupakan investasi bagi investor yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk mengukur resiko atas investasinya, karena reksadana di buat untuk menghimpun dari berbagai-bagai modal dan dari uang yang di kumpulkan akan di kelola oleh management investasi yang berpengalaman.

Jadi dengan kamu berhemat jajan kopi yang dimana 300 ribu sebulan dan kamu investasikan kedalam reksadana dalam waktu 12 bulan kamu bisa memperoleh keuntungan 450 ribu dan untuk jangka panjang misal 3 tahun memperoleh 2,3 juta jika untuk investasi 5 tahun bisa memperoleh 4,5 juta. karena pada dasarnya investasi untuk jangka panjang.

Sekali lagi dalam melakukan investasi perlu mempelajari terlebih dahulu dan jangan tergoda dengan omongan orang. semua perhitungan ini hanya sebagai gambaran saja, daripada uang di buat yang tidak pasti lebih baik dikelola kembali guna memperoleh aset lagi.

Sumber : idx/IC

Bagikan :