Jakarta|EGINDO.co PT Hutama Karya (Persero) memastikan operasional Jalan Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (Terpeka) telah kembali berjalan normal, khususnya pada segmen Gerbang Tol (GT) Lambu Kibang hingga GT Simpang Pematang, setelah sebelumnya digunakan untuk uji coba pendaratan pesawat tempur TNI Angkatan Udara.
Uji coba tersebut menjadi catatan penting karena merupakan pendaratan pesawat tempur pertama yang dilakukan di ruas jalan tol di Indonesia. Pemanfaatan infrastruktur sipil sebagai landasan darurat ini dinilai sebagai bagian dari penguatan kesiapan nasional, sekaligus optimalisasi aset strategis negara di luar fungsi utamanya sebagai jalur logistik dan konektivitas ekonomi.
Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan menegaskan, penggunaan jalan tol sebagai runway darurat mencerminkan implementasi konsep pertahanan semesta yang dirancang adaptif terhadap berbagai kemungkinan situasi kontinjensi. Menurutnya, sinergi antara sektor pertahanan dan infrastruktur menjadi elemen penting dalam memperkuat sistem keamanan nasional.
Senada, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti menyampaikan bahwa jalan tol memiliki nilai strategis multidimensi. Selain menopang distribusi barang dan mobilitas masyarakat, infrastruktur tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk kepentingan nasional yang lebih luas, termasuk aspek pertahanan.
Apresiasi turut disampaikan Kepala Staf TNI AU Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono atas dukungan Hutama Karya dan kolaborasi lintas sektor yang dinilai berhasil memastikan uji coba berjalan aman dan lancar.
Dari sisi korporasi, EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Mardiansyah menekankan bahwa partisipasi perseroan dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program strategis nasional, dengan tetap mengutamakan standar keselamatan, keamanan, dan keandalan operasional jalan tol.
Sejumlah media nasional seperti Kompas dan Antara juga menyoroti bahwa pengujian landasan darurat di ruas tol Trans Sumatra tersebut mempertegas posisi infrastruktur transportasi sebagai dual-use infrastructure, yakni mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus kepentingan pertahanan.
Pasca kegiatan, ruas tol yang sempat ditutup sementara kini telah dibuka kembali untuk umum. Pengguna jalan diimbau tetap mematuhi rambu lalu lintas serta arahan petugas guna menjaga keselamatan dan kenyamanan berkendara. (Sn)