Jakarta | EGINDO.com – Industri Pusat Perbelanjaan menyambut Natal dan tahun baru (Nataru) dengan proyeksi tetap meningkat bila dibandingkan tahun 2024 lalu. Kinerja industri pusat perbelanjaan berupaya mendongkrak penjualan pada akhir tahun.
Ketua Umum (Ketum) Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Alphonzus Widjaja, mengungkapkan bahwa para pelaku industri telah menyiapkan berbagai strategi khusus menjelang momentum Natal dan Tahun Baru. “Periode Natal dan Tahun Baru merupakan peak season kedua bagi penjualan ritel di Indonesia setelah Ramadhan dan Idul Fitri. Menjadikan momentum terakhir penjualan ritel di Indonesia sebelum menutup tahun dan industri ritel mendorong penjualan semaksimal mungkin,” kata Alphonzus kepada EGINDO.com
Menurut Alphonzus, industri pusat perbelanjaan seperti tahun-tahun sebelumnya, pusat perbelanjaan menyelenggarakan berbagai acara guna meningkatkan tingkat kunjungan masyarakat. Ada event bernuansa Natal, juga menyiapkan program promo belanja yang menarik untuk menarik minat konsumen.
Katanya dengan promo tersebut diharapkan mampu menggerakkan kembali konsumsi masyarakat di penghujung tahun. Dijelaskannya kategori produk non-food and beverage (non F&B) biasanya mendominasi penjualan menjelang Natal dan Tahun Baru. Hal itu karena pada libur panjang masyarakat cenderung berbelanja produk makanan, minuman untuk keluarga.
Dinilainya secara umum kinerja industri pusat perbelanjaan pada tahun 2025 meningkat bila dibandingkan tahun 2024 lalu. Pertumbuhan sektor ritel tahun 2025 sangat dipengaruhi oleh faktor daya beli masyarakat.
“Pelemahan daya beli masyarakat yang terjadi sejak tahun 2024 masih berlanjut hingga tahun 2025 ini dan itu berdampak langsung terhadap pola belanja masyarakat, terutama di kalangan kelas menengah bawah. Kelompok masyarakat ini tetap berbelanja, namun cenderung memilih produk dengan harga lebih terjangkau karena uang yang dipegang oleh masyarakat kelas menengah bawah relatif tidak banyak maka terjadi kecenderungan untuk produk yang harga satuannya rendah atau murah,” katanya menegaskan.@
Fd/timEGINDO.com