Jakarta | EGINDO.co – Pengelola Taman Nasional Gunung Bromo di Jawa Timur menutup kawasan tersebut untuk segala aktivitas wisata pada Sabtu malam (8 Agustus), menyusul meluasnya kebakaran hutan yang telah berlangsung sejak Senin di area kaldera.
Penutupan ini berlaku mulai Sabtu malam untuk jangka waktu yang belum ditentukan, demikian disampaikan pihak pengelola taman melalui akun Instagram resmi mereka.
Kebakaran hebat tersebut telah menghanguskan area seluas sekitar 176 hektare di Gunung Bromo, sebuah gunung berapi aktif yang menjadi destinasi wisata populer dan dikenal dengan kaldera “lautan pasir”-nya. Luas area yang terbakar telah bertambah dari sekitar 60 hektare pada hari Kamis.
“Penutupan ini merupakan langkah penting demi menjaga keselamatan pengunjung, staf, dan masyarakat di sekitar kawasan,” ujar pihak pengelola, seraya menambahkan bahwa pengunjung yang telah membeli tiket dapat menjadwalkan ulang kunjungan atau mengajukan pengembalian dana.
Badan penanggulangan bencana Jawa Timur menyatakan bahwa pihak berwenang telah mengerahkan helikopter pengebom air (*water-bombing*) dan *drone* penyemprot air untuk memperkuat upaya pemadaman api.
Rekaman video yang diunggah oleh pengelola taman di media sosial memperlihatkan api yang merambat di lereng gunung pada malam hari.
Pihak berwenang belum mengungkapkan penyebab kebakaran tersebut, dan sejauh ini tidak ada laporan mengenai korban jiwa.
Sumber : CNA/SL