Indonesia Profesionalkan Padel Seiring Pesatnya Popularitas Olahraga Ini

Ilustrasi Permainan Padel
Ilustrasi Permainan Padel

Jakarta | EGINDO.co – Indonesia mengambil langkah tegas untuk mengubah popularitas padel yang viral menjadi olahraga yang berkelanjutan, dengan negara ini siap menghasilkan angkatan pertama pelatih dan wasit berlisensi internasional tahun ini.

Ini menandai tonggak sejarah bagi olahraga yang telah meledak di seluruh Indonesia hanya dalam waktu lebih dari dua tahun – terutama di ibu kota Jakarta, di mana lapangan dan komunitasnya telah berkembang pesat.

Padel, salah satu olahraga yang paling cepat berkembang di dunia, sering digambarkan sebagai perpaduan antara tenis dan squash. Olahraga ini dimainkan dengan raket padat berlubang dan bola bertekanan rendah yang menghasilkan pantulan yang lebih lembut.

Tidak Ada Tanda-Tanda Melambat

Aturan-aturannya yang mudah dipahami membuatnya mudah dipelajari oleh pemula, lansia, dan keluarga. Pemain diperbolehkan menikmati reli panjang sejak sesi pertama mereka.

Bagi banyak orang, perjalanan ke dunia padel dimulai dengan rasa ingin tahu dan sedikit tekanan sosial.

“Semua orang bermain padel. Kami mencobanya dan kami sangat buruk. Kami tidak bisa memukul bola,” kata pemain padel dan warga Jakarta, Silvi Ong.

“Kemudian rasa ingin tahu muncul – Anda mencoba lagi atau mungkin mendapatkan pelatihan. Perlahan, Anda mulai menyukai padel dan menikmatinya.”

Di Jakarta, kebangkitan padel didorong oleh sifat sosial dan kesesuaian yang kuat dengan gaya hidup perkotaan penduduknya.

Klub-klub sering berfungsi sebagai pusat sosial daripada fasilitas olahraga tradisional, membantu membangun komunitas yang erat.

Platform digital juga telah menurunkan hambatan untuk masuk.

Aplikasi pemesanan AYO telah menyederhanakan reservasi lapangan dan pengaturan pertandingan, menurunkan hambatan bagi pendatang baru dalam permainan raket ini.

AYO berencana untuk meluncurkan fitur tambahan akhir tahun ini, termasuk sistem peringkat pemain.

Sistem ini akan didasarkan pada data pertandingan pemain daripada penilaian diri mereka sendiri tentang seberapa baik mereka, kata salah satu pendiri dan CEO AYO Indonesia, Samuel Hadeli Lie.

“Ini akan sangat berguna dalam pertandingan sosial umum, dan juga untuk turnamen,” tambahnya.

“Saat kami menyelenggarakan turnamen, salah satu tantangannya adalah benar-benar mengidentifikasi apakah pemain tertentu cocok untuk kategori yang kami selenggarakan. Dengan sistem peringkat pemain berbasis data ini, kami berupaya menyelesaikan masalah ini.”

Mempertahankan Momentum Olahraga

Secara internasional, padel semakin mendapatkan pengakuan resmi.

Olahraga ini akan memulai debutnya sebagai cabang olahraga resmi di Asian Games ke-20 di Aichi-Nagoya, Jepang, pada bulan September – sebuah perkembangan yang dilihat banyak orang sebagai batu loncatan menuju kemungkinan dimasukkannya dalam Olimpiade Brisbane 2032.

Padel juga diharapkan akan menjadi cabang olahraga pilihan tuan rumah di SEA Games 2027 di Malaysia.

Namun, para pelatih memperingatkan bahwa mempertahankan momentum olahraga ini dalam jangka panjang akan bergantung pada jalur yang lebih jelas bagi para pemain.

“Para pemain membutuhkan kompetisi, bukan hanya pelatihan,” kata pelatih padel Sandy Gumulya, menambahkan bahwa ajang internasional sangat penting dalam membantu mereka melihat masa depan dalam olahraga ini.

“Saat ini, jalur tersebut masih belum pasti.”

Agar padel terus berkembang di Indonesia, standar di seluruh olahraga ini perlu ditingkatkan, kata para pengamat.

Itu termasuk memastikan pelatih dan wasit terlatih dan berlisensi dengan benar — sebuah proses yang akan dimulai tahun ini di bawah badan pengatur global olahraga ini, Federasi Padel Internasional.

“Kami berharap ini akan berlanjut di seluruh provinsi di Indonesia,” kata Akash Nathani, wakil ketua Federasi Padel Indonesia.

“Ide utamanya adalah melatih pelatih kami terlebih dahulu, kemudian kami akan menerapkannya di seluruh Indonesia, mirip dengan lisensi wasit,” tambahnya.

“Ini satu-satunya cara bagi kami untuk meningkatkan kualitas pemain kami saat ini, mulai dari pemain muda hingga profesional.”

Sumber : CNA/SL

Scroll to Top