Indonesia Peringkat 4 Dunia Jumlah Warga Yang Divaksinasi

Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin
Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin

Jakarta | EGINDO.co   – Indonesia naik satu peringkat ke posisi 4 sebagai negara dengan cakupan vaksinasi Covid-19 terbanyak di dunia.

“Alhamdulillah minggu ini, Indonesia berhasil naik ke peringkat keempat dunia melampaui Brazil dari sisi jumlah rakyat yang divaksinasi,” ujar Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers virtual, Senin (10/1/2022).

Budi menjelaskan 169 juta rakyat Indonesia yang sudah divaksinasi  dosis pertama melampaui Brazil dengan 166 juta dosis.

Hingga Minggu (9/1), jumlah vaksinasi yang sudah diberikan sebanyak 288 juta dosis, terdiri dari 170 juta dari dosis pertama dan 116 juta untuk dosis kedua.

Baca Juga :  Indonesia Peringkat ke-118 PDB per Kapita Dunia, Kalah dengan Malaysia, Tertinggal Jauh dari Singapura

“Khusus untuk vaksinasi ini sudah hampir semua provinsi mencapai 70 persen,” imbuh mantan dirut Bank Mandiri ini.

Padahal pada minggu lalu ada 7 provinsi yang belum mencapai vaksinasi 70 persen suntikan yang pertama.

“Selamat untuk Provinsi Aceh dan Provinsi Kalimantan Barat tinggal ada lima provinsi lagi yang belum mencapai 70 persen suntik pertama adalah Sumatera Barat, Sulawesi Barat, Maluku, Papua Barat dan Papua,” kata Menkes Budi.

Terkait stok vaksin yang ada. Budi menyampaikan, saat ini masih tersisa sekitar 150 juta dosis dari 446 juta total vaksin yang diterima Indonesia.

“Jadi kalau sudah disuntikkan 288 juta masih ada lebih dari 150 juta dosis ya kita bisa suntikan,” ucapnya.

Baca Juga :  Menlu AS Blinken Luncurkan Dialog Strategis Dengan Indonesia

Program Vaksin Booster Covid-19 Akan Diumumkan Presiden Jokowi

Budi Gunadi Sadikin menyebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengumumkan langsung program vaksinasi booster untuk Covid-19.

Sebelumnya, pemerintah menjadwalkan pelaksanaan vaksinasi tersebut pada 12 Januari 2022.

“Khusus vaksinasi booster bapak presiden juga tadi sudah menyetujui dan akan ada konferensi pers khusus oleh beliau untuk mengupdate mengenai vaksin booster,” ujar Menkes Budi, Senin (10/1/2022).

Diketahui, Badan POM (BPOM) menerbitkan Izin Penggunaan Darurat/Emergency Use Authorization (EUA) bagi 5 vaksin Covid-19 untuk booster pada subyek dewasa yakni 18 tahun ke atas.

Adapun 5 jenis vaksin Covid-19 itu adalah Coronovac PT Biofarma, AstraZeneca, Moderna, Pfizer, dan Zifivax.

Pemberian vaksinasi booster tersebut diprioritaskan bagi tenaga kesehatan, Lansia, peserta PBI, dan kelompok komorbid dengan immunocompromised.

Baca Juga :  Pengembang Hong Kong Menawarkan 300 Rumah Diskon 50%

Untuk vaksinasi non-program pemerintah atau mandiri dapat dibiayai oleh perorangan atau badan usaha dan dilakukan di RS BUMN, RS Swasta, maupun klinik swasta

Namun demikian, pemerintah tetap memberikan vaksinasi gratis dalam program pemerintah bagi Lansia, peserta BPJS Kesehatan kelompok PBI, dan kelompok rentan lainnya.

Sumber: Tribunnews/Sn

 

Bagikan :
Scroll to Top