Indonesia Berpotensi Dilanda Hujan Seminggu Ke Depan

cuaca
Cuaca ekstrim di Jakarta Pusat

Jakarta | EGINDO.co – Indonesia berpotensi dilanda hujan dalam seminggu ke depan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebanyak 27 provinsi akan mengalami hujan dalam seminggu ke depan.

Disebutkan hujan terjadi akibat imbas adanya beberapa fenomena cuaca yang melewati Indonesia. Fenomena Madden Julian Oscillation (MJO), gelombang Rossby Ekuatorial, dan gelombang Kelvin terpantau aktif di wilayah Indonesia hingga seminggu ke depan.

Hal itu dikatakan Deputi bidang Meteorologi, Guswanto, dalam keterangan kepada wartawan, Selasa (14/9/2021) kemarin.

Katanya, MJO, gelombang Rossby Ekuatorial, dan gelombang Kelvin adalah fenomena dinamika atmosfer yang mengindikasikan adanya potensi pertumbuhan awan hujan dalam skala yang luas di sekitar wilayah aktif yang dilewatinya. Fenomena MJO dan gelombang Kelvin yang bergerak melewati Indonesia akan terus terjadi hingga 30-40 hari ke depan.

Sementara fenomena gelombang Kelvin akan berlangsung dalam skala harian. Sama halnya seperti MJO maupun Kelvin, ketika Gelombang Rossby aktif di wilayah Indonesia, maka dapat berkontribusi pada peningkatan pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah Indonesia.

Adapun provinsi di Indonesia yang berpotensi hujan 1. Aceh. 2. Sumatra Utara. 3. Sumatra Barat. 4. Bengkulu. 5. Riau. 6. Kepulauan Riau. 7. Jambi. 8. Sumatra Selatan. 9. Kepulauan Bangka Belitung. 10. Lampung. 11. Banten. 12. Jawa Barat. 13. DKI Jakarta. 14. Jawa Tengah. 15. Yogyakarta. 16. Jawa Timur. 17. Kalimantan Barat. 18. Kalimantan Tengah. 19. Kalimantan Timur. 20. Kalimantan Utara. 21. Sulawesi Tengah. 22. Sulawesi Barat. 23. Sulawesi Utara. 24. Maluku Utara. 25. Maluku. 26. Papua Barat dan 27. Papua.

Guswanto menyebut terbentuknya belokan maupun pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) dapat berdampak terbentuknya awan hujan. Tak hanya itu, kondisi anomali suhu hangat air laut dan kelembapan udara di Indonesia juga mendukung terjadinya [email protected]

Baca Juga :  Prancis Perkenalkan Tiket Anti-Coronavirus Kafe Dan Kereta

BMKG/TimEGINDO.co