Mumbai | EGINDO.co – India akan mengizinkan pengguna untuk menyetujui pembayaran yang dilakukan melalui jaringan pembayaran domestik populer, Unified Payments Interface, menggunakan pengenalan wajah dan sidik jari mulai 8 Oktober, ungkap tiga sumber yang mengetahui langsung masalah ini pada hari Selasa.
Autentikasi akan dilakukan menggunakan data biometrik yang disimpan di bawah sistem identifikasi unik Pemerintah India – Aadhar, ujar salah satu sumber.
Langkah ini mengikuti pedoman terbaru dari Bank Sentral India yang mengizinkan metode otentikasi alternatif dan akan menandai perubahan dari sistem saat ini, yang memerlukan PIN numerik untuk otentikasi pembayaran.
National Payments Corporation of India, yang mengoperasikan UPI, berencana untuk memamerkan fitur biometrik baru ini di Global Fintech Festival yang sedang berlangsung di Mumbai, ungkap sumber tersebut dengan syarat anonim karena mereka tidak berwenang untuk berbicara kepada media.
NPCI tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters.
Sumber : CNA/SL