India Hentikan Pengiriman Pos ke AS Akibat Kebijakan Tarif Membingungkan

India hentikan pengirim pos ke AS
India hentikan pengirim pos ke AS

Mumbai | EGINDO.co – India akan menangguhkan sementara pengiriman pos ke Amerika Serikat, demikian pernyataan pemerintah pada Sabtu (23 Agustus), dengan alasan kebingungan yang timbul akibat tarif yang diberlakukan oleh Presiden Donald Trump.

Langkah ini diambil kurang dari seminggu sebelum keputusan pemerintahan Trump untuk mencabut status bebas bea untuk paket-paket bernilai rendah tertentu mulai berlaku.

Kementerian Komunikasi India mengatakan bahwa perintah eksekutif yang dikeluarkan bulan lalu mewajibkan operator transportasi atau “pihak yang memenuhi syarat” lain yang disetujui oleh otoritas AS untuk memungut dan mengirimkan bea tarif.

Namun, “beberapa proses penting terkait penunjukan ‘pihak yang memenuhi syarat’ dan mekanisme pemungutan dan pengiriman bea masih belum dijelaskan”, demikian pernyataan kementerian tersebut.

“Akibatnya, maskapai penerbangan tujuan AS telah menyatakan ketidakmampuan mereka untuk menerima kiriman pos setelah 25 Agustus 2025, dengan alasan kurangnya kesiapan operasional dan teknis.”

Akibatnya, departemen pos India akan menangguhkan sementara pemesanan “semua jenis barang pos” yang ditujukan ke Amerika Serikat mulai Senin, kecuali surat, dokumen, dan hadiah senilai hingga US$100.

“Kategori yang dikecualikan ini akan terus diterima dan dikirimkan ke AS, dengan syarat klarifikasi lebih lanjut dari CBP dan USPS,” kata kementerian tersebut, seraya menambahkan bahwa “segala upaya sedang dilakukan untuk menormalkan layanan”.

Langkah ini mengikuti langkah serupa yang telah diambil oleh layanan pos dan kurir pos di seluruh Eropa.

La Poste Prancis mengatakan kepada AFP bahwa mereka akan menangguhkan sebagian besar pengiriman paket ke Amerika Serikat mulai Senin.

Dikatakan bahwa aturan implementasi baru dikeluarkan oleh Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS (CBP) pada 15 Agustus, “memberikan layanan pos Eropa jangka waktu yang sangat terbatas untuk bersiap”.

Pemerintahan Trump telah mengatakan bahwa mereka akan menghapuskan pengecualian pajak untuk paket kecil yang masuk ke Amerika Serikat mulai 29 Agustus.

Sumber : CNA/SL

Scroll to Top