Indah Kiat Terbitkan Obligasi Tahap III Rp1,4 Triliun

Indah Kiat Pulp and Paper
Indah Kiat Pulp and Paper

Jakarta | EGINDO.co – Indah Kiat Terbitkan Obligasi tahap III Rp1,4 Triliun. Emiten produsen kertas Grup Sinarmas, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP) bakal menerbitkan obligasi dan sukuk tahap III 2022 masing-masing sebesar Rp1,11 triliun dan Rp318,86 miliar pada Desember 2022.

Informasi yang dikutip EGINDO.co dari prospektus ringkas kemarin menyebutkan emiten bakal menerbitkan obligasi berkelanjutan III INKP tahap III 2022 dengan jumlah pokok obligasi sebesar Rp1.112.420.000.000 atau Rp1,11 triliun.

Adapun Obligasi tahap ketiga merupakan bagian dari penerbitan total Rp7 triliun yang sudah didahului penerbitan tahap pertama Rp2 triliun dan tahap kedua Rp2,81 triliun. INKP menerbitkan jumlah pokok obligasi Rp1,11 triliun tersebut terdiri atas tiga seri.

Baca Juga :  AS Mengikuti Masuknya Kembali Roket China Yang Tidak Menentu

Obligasi Seri A ditawarkan sebesar Rp398,815 miliar dengan tingkat suku bunga 7 persen per tahun berjangka waktu 370 hari kalender terhitung sejak tanggal emisi.

Obligasi Seri B ditawarkan sebesar Rp624,515 miliar dengan tingkat suku bunga tetap sebesar 10,5 persen per tahun berjangka waktu 3 tahun.

Obligasi Seri C ditawarkan sebesar Rp89,09 miliar dengan tingkat bunga tetap 11 persen per tahun dan berjangka waktu 5 tahun.

Bunga Obligasi dibayarkan setiap 3bulan sejak Tanggal Emisi, sesuai dengan tanggal pembayaran masing-masing Bunga Obligasi. Pembayaran Bunga Obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 16 Maret 2023.

Pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi masing-masing adalah pada tanggal 26 Desember 2023 untuk Obligasi Seri A, 16 Desember 2025 untuk Obligasi Seri B dan 16 Desember 2027 untuk Obligasi Seri C.

Baca Juga :  Bank DKI Pimpin Kredit Sindikasi Indah Kiat Rp2 Triliun

INKP menerbitkan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III INKP Tahap III 2022 dengan jumlah dana sukuk sebesar Rp318.865.000.000 atau Rp318,86 miliar. Sukuk tersebut sebagai bagian dari Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III dengan total target dana Rp3 triliun.

Sementara itu sukuk itu sudah pernah diterbitkan untuk tahap pertama sebesar Rp1 triliun dan tahap kedua sebesar Rp1.005.625.000.000. Sukuk tahap ketiga diterbitkan tanpa warkat dan terdiri atas tiga seri sukuk.

Jumlah dana sukuk Seri A yakni sebesar Rp186,155 miliar dengan pendapatan bagi hasil sukuk yang berdasarkan perkalian nisbah yang besaran nisbahnya 18,93 persen setara dengan bagi hasil 7 persen per tahun.

Seri A berjangka waktu 370 hari. Kemudian, Sukuk Seri B ditawarkan sebesar Rp127,31 miliar dengan nisbah sebesar 28,39 persen atau setara dengan 10,5 persen per tahun. Jangka waktu seri B selama 3 tahun.

Baca Juga :  Foxconn Butuh Persetujuan Pemerintah Untuk Investasi China

Sukuk Seri C ditawarkan sebesar Rp5,4 miliar dengan nisbah 29,74 persen atau ekuivalen dengan bunga 11 persen per tahun dan berjangka waktu 5 tahun. Pembayaran Pendapatan Bagi Hasil Sukuk Mudharabah terakhir sekaligus jatuh tempo Sukuk Mudharabah pada 26 Desember 2023 untuk Sukuk Mudharabah Seri A, 16 Desember 2025 untuk Sukuk Mudharabah Seri B dan pada tanggal 16 Desember 2027 untuk Sukuk Mudharabah Seri [email protected]

Bs/timEGINDO.co

 

Bagikan :