IKPP Tangerang, SWA Dan PWI Lestarikan Mangrove Ketapang

Mangrove di Ketapang-Urban Aquaculture
Mangrove di Ketapang-Urban Aquaculture

Jakarta | EGINDO.co – Kolaborasi IKPP Tangerang, SWA dan PWI dalam pelestarian Mangrove di Ketapang-Urban Aquaculture. Unit bisnis Asia Pulp & Paper (APP) Sinarmas, PT Indah Kiat Pulp & Paper (IKPP) Tangerang secara konsisten menunjukkan kontribusi positif dalam upaya menjaga lingkungan, salah satunya melalui program restorasi mangrove yang telah dijalankan sejak tahun 2018, bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang pada 15 Maret 2023 lalu.

PT IKPP Tangerang mengajak 52 pelajar Sinarmas World Academy (SWA) dan 10 anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) untuk melakukan penamanan mangrove di Ketapang-Urban Aquaculture, destinasi eco-education dan eco-tourism di Mauk, Kabupaten Tangerang.

Tak hanya itu, para pelajar SWA dan PWI juga melakukan pelepasliaran kepiting mimi (Tachypleus) ke habitatnya. Kepiting ini merupakan bioindikator kesehatan lingkungan. Kini, jumlah spesies kepiting mimi terus bertambah, menandakan bahwa kualitas perairan di pesisir kabupaten Tangerang semakin meningkat dan program restorasi mangrove berjalan dengan baik.

Baca Juga :  Polri Buka Saluran Pengaduan Penanganan Pinjol Ilegal

“Program kolaborasi restorasi mangrove ini merupakan upaya kami untuk terus mendukung pembangunan berkelanjutan melalui kegiatan-kegiatan yang berdampak positif bagi lingkungan. Pohon mangrove mampu menyerap emisi karbon, menahan abrasi air laut, menjadi tempat hidup bagi berbagai hewan termasuk ikan, kepiting, dan lainnya,” kata Kholisul Fatikhin, Head of Sustainability PT IKPP Tangerang seperti yang dilansir pada laman resmi APP Sinarmas yang dikutip EGINDO.co

Kolaborasi IKPP Tangerang, SWA dan PWI dalam pelestarian Mangrove di Ketapang-Urban Aquaculture

“Mangrove adalah sumber daya pesisir yang luar biasa. Selain memberikan dampak positif bagi lingkungan, keberadaan mangrove telah meningkatkan produktivitas tambak udang bagi masyarakat sekitar. Bahkan, tanaman mangrove dapat diolah menjadi sirup, dodol, klepon, dan aneka olahan lainnya yang mampu meningkatkan perekonomian warga sekitar,” jelas Hari Mahardika, Kepala Seksi Teknologi Hasil Perikanan, Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang.

Baca Juga :  AS Meningkatkan Pasukan Pelatihan Di Taiwan

“Kami mengajak para pelajar SWA untuk belajar serta berkontribusi dalam pelestarian ekosistem mangrove. Masa depan kelestarian lingkungan berada di tangan generasi muda, supaya generasi-generasi berikutnya dapat turut menikmati kekayaan alam Indonesia. Harapannya, para pelajar SWA dapat membagikan pengalaman berharga ini, serta mengajak teman-teman dan keluarga mereka untuk berwisata ke sini, melihat langsung ekosistem mangrove yang ada di Ketapang-Urban Aquaculture,” ujar Deddy Djaja Ria, General Manager Sinarmas World Academy.

“Salah satu momen paling menyenangkan pada kunjungan ini adalah ketika saya melepaskan kepiting mimi. Sangat seru rasanya memegang kepiting mimi, melihatnya dari dekat, kemudian melepaskannya ke habitatnya,” ujar Richard, pelajar SWA.

“Saya sangat senang melakukan kunjungan hari ini, berinteraksi dengan alam, mempelajari fakta-fakta menarik tentang tanaman mangrove dan perannya dalam menjaga lingkungan, melepaskan dan bahkan berfoto dengan kepiting mimi. Hari ini saya juga mencoba minuman yang terbuat dari mangrove. Rasanya enak!” ujar Boyoung, pelajar SWA.

Baca Juga :  Pabrik Baru Indah Kiat, Ditargetkan Rampung Tahun 2025

“Kami mengapresiasi upaya PT IKPP Tangerang dalam program restorasi mangrove ini. Kami berharap acara seperti ini dapat terus dilakukan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar,” ujar Eko, perwakilan dari PWI Tangerang.

Setiap tahunnya sejak tahun 2018, PT IKPP Tangerang menanam 25.000 pohon mangrove di Ketapang-Urban Aquaculture, dengan akumulasi jumlah 175.000 pohon yang telah ditanam hingga sekarang. PT IKPP akan terus melakukan pembangunan berkelanjutan melalui berbagai kegiatan yang berdampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. Pada kesempatan itu, PT IKPP Tangerang turut bekerja sama dengan RS Eka Hospital dalam pemberian pelayanan kesehatan untuk 55 orang warga setempat.@

App/fd/timEGINDO.co

Bagikan :