IHSG Terkoreksi Setelah Rekor Baru, Pasar Mencermati Sentimen Rupiah dan RDG BI

ilustrasi
ilustrasi

Jakarta|EGINDO.co Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (18/11/2025),  tampak tidak stabil. Hingga pukul 11.00 WIB, indeks tergelincir ke posisi 8.406, dengan 396 saham terpantau berada di zona merah. Tekanan jual yang muncul sejak awal perdagangan membuat laju indeks tertahan setelah sempat dibuka di area positif.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan kinerja pada Senin (17/11/2025), ketika IHSG berhasil menguat 0,55% dan menembus rekor baru di level 8.416,88. Lonjakan tersebut ditopang oleh optimisme pelaku pasar serta derasnya arus dana asing yang mencatatkan net buy sebesar Rp667 miliar. Beberapa saham berkapitalisasi besar seperti BBCA, BMRI, TLKM, BBRI, dan COIN menjadi incaran utama investor asing.

Meski demikian, analis BNI Sekuritas menilai IHSG berpotensi menghadapi koreksi wajar dalam jangka pendek. Rentang support diperkirakan berada di area 8.350–8.400, sementara resistansi diproyeksikan di kisaran 8.475–8.530. Koreksi dinilai masih berada dalam batas teknikal selama tekanan jual tidak meningkat signifikan.

Sepanjang November, aliran dana asing ke pasar saham domestik mencapai Rp5,2 triliun, menunjukkan minat investasi global yang masih solid. Tren serupa juga terjadi di pasar saham kawasan, termasuk India, Malaysia, dan Filipina, yang sama-sama menikmati gelombang masuknya modal asing.

Kendati demikian, pasar tetap mencermati sejumlah risiko jangka pendek. Aksi profit taking dinilai berpotensi berlanjut, seiring IHSG yang telah mencapai level tertingginya. Selain itu, pelemahan rupiah yang sudah turun 0,6% selama November turut menjadi faktor penekan sentimen.

Sementara itu, perhatian pelaku pasar tertuju pada Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang digelar hari ini dan besok. Mayoritas ekonom memperkirakan BI akan menahan suku bunga acuan, mempertimbangkan stabilitas ekonomi dan kondisi pasar keuangan global yang masih belum sepenuhnya mereda. (Sn)


Scroll to Top