Jakarta|EGINDO.co Pasar modal Indonesia melanjutkan tren penguatan pada perdagangan Rabu, 10 Juni 2026. Hingga penutupan sesi pertama, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil naik 134,58 poin atau 2,34 persen ke level 5.881,23. Kenaikan ini menjadi sinyal positif setelah pasar sempat mengalami tekanan dalam beberapa waktu terakhir.
Penguatan yang terjadi tidak hanya terlihat pada IHSG. Sejumlah indeks utama di Bursa Efek Indonesia juga mencatatkan kenaikan yang cukup solid. Indeks LQ45 menguat 2,46 persen, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) bertambah 2,03 persen, sedangkan IDX30 memimpin penguatan dengan lonjakan sebesar 2,60 persen. Pergerakan tersebut menunjukkan optimisme investor yang meluas di berbagai sektor pasar.
Aktivitas perdagangan berlangsung sangat aktif dengan dukungan saham-saham berkapitalisasi besar. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi saham dengan nilai transaksi terbesar, mencapai sekitar Rp2,32 triliun. Tingginya nilai transaksi tersebut menegaskan bahwa sektor perbankan masih menjadi salah satu pilihan utama investor dalam memanfaatkan momentum penguatan pasar.
Analis pasar menilai reli yang terjadi didorong oleh kombinasi sentimen positif dari dalam maupun luar negeri. Menguatnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat serta meningkatnya minat investor terhadap saham-saham berfundamental kuat menjadi faktor yang mendukung kenaikan indeks. Kondisi tersebut mendorong aksi beli pada sejumlah saham unggulan, khususnya dari sektor keuangan dan perbankan.
Sejumlah media ekonomi terpercaya seperti Liputan6 dan IDX Channel juga melaporkan bahwa saham-saham perbankan menjadi salah satu motor utama penguatan pasar pada perdagangan. Investor dinilai mulai kembali melakukan akumulasi pada saham-saham blue chip setelah munculnya sinyal stabilisasi di pasar keuangan domestik.
Menjelang sesi kedua, pelaku pasar akan mencermati apakah momentum positif ini dapat terus berlanjut hingga penutupan perdagangan. Apabila sentimen pasar tetap kondusif, IHSG berpeluang mempertahankan tren penguatan dan menutup hari perdagangan di zona hijau dengan kenaikan yang lebih besar. (Sn)