IHSG Melemah ke Level 8.537, Pasar Asia Datar Jelang Liburan

ilustrasi IHSG
ilustrasi IHSG

Jakarta|EGINDO.co Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Senin, 29 Desember 2025, di zona merah dengan pelemahan 0,55 persen ke level 8.537,91. Tekanan pada pasar saham domestik sejalan dengan pergerakan bursa Asia yang cenderung bergerak datar menjelang libur akhir tahun, di tengah minimnya katalis baru dari kawasan regional.

Di tengah koreksi indeks, pelaku pasar tetap mencermati peluang perdagangan jangka pendek pada sejumlah saham berkapitalisasi besar. Mandiri Sekuritas dalam riset teknikal hariannya merekomendasikan beberapa saham untuk strategi trading, baik untuk trend trade dengan horizon kepemilikan hingga 10 hari maupun day trade atau perdagangan harian.

Head of Technical Analyst Mandiri Sekuritas, Hadiyansyah, menyampaikan bahwa saham-saham yang dinilai menarik untuk dicermati antara lain PT Bank Jago Tbk (ARTO), PT Astra International Tbk (ASII), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).

“Saham TLKM direkomendasikan buy dengan entry level di Rp3.510, target harga Rp4.500, serta stop loss di Rp3.400,” ujar Hadiyansyah dalam riset yang dirilis pada Senin (29/12/2025).

Ia menambahkan, rekomendasi tersebut didasarkan pada indikator teknikal yang menunjukkan potensi penguatan dalam jangka pendek, meskipun pergerakan pasar secara keseluruhan masih dibayangi oleh kecenderungan konsolidasi menjelang libur panjang.

Sementara itu, melemahnya IHSG juga mencerminkan sikap wait and see investor, seiring dengan berkurangnya volume transaksi dan preferensi pelaku pasar untuk mengamankan posisi menjelang penutupan tahun. Kondisi ini membuat pergerakan indeks cenderung terbatas, dengan tekanan jual yang bersifat selektif.

Ke depan, pelaku pasar diperkirakan masih akan mencermati arah pergerakan bursa global, stabilitas nilai tukar, serta sentimen awal tahun yang berpotensi menjadi katalis bagi pergerakan IHSG pada perdagangan selanjutnya. (Sn)

Scroll to Top