IHSG Diprediksi Lanjutkan Penguatan Jelang Libur Panjang

saham
ilustrasi Saham

Jakarta|EGINDO.co Indeks Harta Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan melanjutkan penguatan, jelang libur panjang. Dalam penutupan perdagangan Selasa kemarin, IHSG naik 48,79 poin atau 0,68 persen ke level 7.247,40.

“Naiknya IHSG kemarin disertai net buy (aksi beli) saham oleh asing sebesar Rp720 miliar. Saham yang paling banyak dibeli asing adalah BBRI, BBCA, BMRI, BBNI, dan TLKM,” kata Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas Fanny Suherman dalam analisisnya, Rabu (7/2/2024).

​Hari ini, lanjut Fanny, IHSG berpotensi mencoba melanjutkan kenaikan. Level resistance di rentang 7.280-7.300 dan level support di 7.180-7.220.

Menurutnya, pergerakan indeks saham di Indonesia menguat, di saat indeks saham di bursa kawasan Asia Pasifik cenderung melemah. Sementara di Wall Street Amerika Serikat (AS), indeks saham ditutup menguat tipis Selasa kemarin.

Baca Juga :  IHSG Diprediksi Stagnan Jelang Rilis Data Inflasi BPS

Indeks Dow Jones ditutup naik 0,37 persen, S&P 500 menguat 0,23 persen, dan Nasdaq naik 0,07 persen. Fanny menilai, para investor di Wall Street mengamati beragam kinerja pendapatan perusahaan besar AS.

Di sisi lain, sejumlah pejabat The Fed melontarkan pernyataan soal inflasi dan data ekonomi AS yang membaik. Fanny mengatakan, kedua faktor tadi akan mempengaruhi kebijakan suku bunga di AS.

Fanny menambahkan, bursa saham Asia Pasifik sebagian besar melemah, seiring sikap investor menanti keputusan Bank Sentral Australia (RBA). Di Jepang, belanja rumah tangga turun 2,5 persen secara tahunan, dibandingkan perkiraan ekonom sebesar 2,1 persen.

“Rata-rata pendapatan bulanan per rumah tangga, Desember turun 4,4 persen secara nominal dan turun 7,2 persen secara riil. Bank of Japan mengatakan kenaikan upah yang berkelanjutan menjadi salah satu prasyarat untuk melonggarkan kebijakan moneter ultra-longgarnya,” ujarnya.

Baca Juga :  Inflasi AS Menurun, IHSG Berpeluang Lanjutkan Penguatan

Kemarin, Indeks ASX 200 merosot 0,58 persen, indeks Nikkei 225 turun 0,53 persen, dan Topix terpangkas 0,68 persen. Di Korea Selatan, Kospi melemah 0,58 persen, sedangkan Hang Seng dan Shanghai melesat 4,04 persen dan 3,23 persen.

Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2024, libur panjang dimulai besok. Kamis (8/2/2024) ditetapkan sebagai libur nasional Isra Mikraj 1445 Hijriah.

SKB juga menetapkan Jumat (9/22024) sebagai libur cuti bersama Imlek 2575 Kongzili. Sementara Sabtu (10/2/2024) merupakan libur nasional Imlek 2575 Kongzili.

Sumber: rri.co.id/Sn

Bagikan :