IHSG Diperkirakan Menguat Jelang Pengumuman The Fed

Patung banteng Wuling di gedung Bursa Efek Indonesia simbol naiknya IHSG (Bullish)
Patung banteng Wuling di gedung Bursa Efek Indonesia simbol naiknya IHSG (Bullish)

Jakarta|EGINDO.co Indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan penguatan pada Rabu (20/3/2024) seiring dengan penantian pasar terhadap arah suku bunga Bank Indonesia hingga Federal Reserve. Investor juga memantau penetapan hasil Pilpres 2024.

IHSG menguat 0,47% atau 34,29 poin ke level 7.336,74 pada perdagangan Rabu (19/3/2024). Sepanjang sesi, IHSG bergerak di rentang 7.314,18 hingga 7.361,53.

Tercatat, 257 saham menguat, 251 saham melemah, dan 262 saham bergerak di tempat. Kapitalisasi pasar terpantau menjadi Rp11.744 triliun.

Tim analis Phintraco Sekuritas menyebutkan penguatan IHSG ditopang sektor non cylicals memimpin peningkatan 1,08%. Dari sisi teknikal, stochastic RSI sedang bergerak turun menuju area oversold, sementara pada MACD terjadi sideaways.

“IHSG diprediksi akan konsolidasi dalam rentang 7.300-7.350 pada hari Rabu (20/3/2024),” paparnya dalam publikasi riset.

Dari sisi global, pasar sedang menunggu rilis data inflasi Inggris untuk bulan Februari. Proyeksi menunjukkan penurunan dari 4,00% pada bulan Januari menjadi 3,50%.

Baca Juga :  IHSG Diperkirakan Akan Tembus ke Level 7.400

Hal ini menjadi sebuah sinyal yang cukup menjadi perhatian mengingat penurunan ini terjadi seiring dengan koreksi GDP Inggris yang turun dari 0,00% menjadi -0,30%. Penurunan ini mengindikasikan adanya perlambatan perekonomian yang disertai dengan penurunan tingkat konsumsi.

Masih dari global, pasar global juga menantikan hasil pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pada Rabu (20/3/2024) waktu setempat. The Fed diproyeksikan akan mempertahankan suku bunga pada level 550%.

Keputusan The Fed akan sangat mempengaruhi sentimen pasar global karena dapat memberikan gambaran tentang arah kebijakan moneter di Amerika Serikat dan dampaknya terhadap pasar keuangan global secara keseluruhan.

Di sisi domestik, investor masih wait and see terkait rilis data suku bunga Bank Indonesia yang dijadwalkan pada Rabu (20/3/2024). Bank Indonesia diproyeksikan akan mempertahankan suku bunga pada level 6.00%, keputusan ini mencerminkan sikap kehati-hatian BI di tengah kondisi ekonomi Indonesia yang relatif stabil.

Baca Juga :  Jokowi Minta Realisasi Belanja Pemerintah Dipercepat

“Selain itu, dihari yang sama akan diumumkan hasil pemilu 2024, yang menandai akhir dari periode pesta demokrasi dan mengurangi uncertainty risk di pasar,” jelas tim Phintraco Sekuritas.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menargetkan hasil Pemilu 2024 ditetapkan pada Rabu (20/3/2024) siang atau sore, usai menyelesaikan seluruh rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara tingkat nasional. Hasil sementara pasangan capres-cawapres nomor urut 2 Prabowo-Gibran unggul atas Anies-Cak Imin dan Ganjar-Mahfud.

Rekomendasi saham Phintraco Sekuritas hari ini ialah JPFA, ICBP, BTPS, PTPP, CTRA dan GJTL.

Dalam riset berbeda, CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas menyampaikan tingkat suku bunga acuan BI disinyalir masih belum terdapat perubahan. Perkembangan pola gerak IHSG terlihat masih akan berada dalam rentang konsolidasi wajar dengan potensi kenaikan terbatas.

“IHSG didukung capital inflow secara ytd masih menunjukkan minat investasi yang cukup besar ke dalam pasar modal Indonesia,” jelasnya.

Baca Juga :  Korea Utara Menembakkan Lagi 3 Rudal Balistik

Dari sisi fundamental perekonomian juga masih memperlihatkan kestabilan sehingga dapat menopang pertumbuhan IHSG baik dalam jangka pendek-menengah maupun panjang. Data ekonomi dapat menjadi bahan pertimbangan investor untuk masuk ke dalam pasar modal Indonesia.

William memprediksi IHSG hari ini bergerak di rentang 7.272-7.403. Rekomendasi saham pilihannya ialah BBCA, TLKM, BBNI, ICBP, AKRA, ASII, KLBF, BSDE.

Sementara itu, analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova menyampaikan IHSG bisa melanjutkan penguatannya menuju 7.380-7.400 karena kemarin mengalami rebound dan masih berada di atas level 7.300. Meski demikian pelemahan di bawah 7.300 mengisyaratkan kelanjutan downtrend menuju 7.270.

“Level support IHSG berada di 7.300, 7.238 dan 7.180, sementara level resistennya di 7.380, 7.503 dan 7.607. Berdasarkan indikator MACD dalam kondisi netral,” paparnya.

Hari ini, Binaartha Sekuritas merekomendasikan saham ACES, INCO, INDF, MDKA, PGEO.

Sumber: Bisnis.com/Sn

Bagikan :