Jakarta|EGINDO.co Indeks saham utama di pasar domestik mengawali perdagangan akhir pekan dengan performa positif. Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat penguatan pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di sesi pembukaan Jumat pagi, seiring meningkatnya optimisme pelaku pasar terhadap prospek ekonomi dan sentimen global yang relatif kondusif.
IHSG tercatat naik sebesar 24,43 poin atau sekitar 0,32 persen ke level 7.645,81. Kenaikan ini mencerminkan minat beli investor yang masih terjaga, khususnya pada saham-saham berkapitalisasi besar yang menjadi penopang utama indeks.
Di sisi lain, indeks yang berisi saham-saham unggulan, yakni LQ45, juga menunjukkan pergerakan positif meskipun lebih terbatas. Indeks tersebut menguat 1,16 poin atau 0,15 persen ke posisi 758,48. Hal ini menandakan bahwa saham-saham likuid dengan fundamental kuat tetap menjadi incaran investor, terutama di tengah dinamika pasar yang fluktuatif.
Sejumlah analis menilai bahwa penguatan IHSG pada awal perdagangan didorong oleh kombinasi sentimen eksternal dan domestik. Stabilitas pasar global, termasuk pergerakan indeks saham di kawasan Asia, turut memberikan dorongan positif. Selain itu, ekspektasi terhadap kinerja emiten dan kondisi makroekonomi nasional yang relatif solid menjadi faktor pendukung.
Mengutip laporan CNBC Indonesia, pelaku pasar juga mencermati arah kebijakan suku bunga global serta pergerakan nilai tukar rupiah yang berpengaruh terhadap arus modal asing. Sementara itu, Kontan menyebutkan bahwa sektor perbankan dan komoditas masih menjadi motor penggerak utama penguatan indeks pada awal sesi perdagangan.
Meski dibuka di zona hijau, investor tetap diimbau untuk mencermati potensi volatilitas sepanjang hari. Perkembangan data ekonomi global serta sentimen regional diperkirakan masih akan menjadi faktor penentu arah pergerakan IHSG dalam jangka pendek. (Sn)