IHSG Berpeluang Menguat setelah Anjlok 1,67 Persen

Papan informasi saham di main hall gedung Bursa Efek Indonesia
Papan informasi saham di main hall gedung Bursa Efek Indonesia

Jakarta|EGINDO.co Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat hari ini, Senin (29/4/2024). IHSG ditutup melemah 1,67 persen ke level 7.036 pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu.

“Hari ini IHSG berpotensi rebound (kembali menguat) terbatas. Level support IHSG berada di 7.000-7.030 dan level resist berada di 7.200-7.240,” kata Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas Fanny Suherman.

​Pelemahan IHSG dalam penutupan akhir pekan disertai dengan net sell (jual bersih) asing sebesar Rp2,22 triliun. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBRI, TLKM, AMMN, ASII, dan UNTR.

Di kawasan Asia-Pasifik, indeks saham ditutup bervariasi. Sedangkan, indeks saham Wall Street, Amerika Serikat ditutup menguat pada akhir pekan.

Baca Juga :  Menteri ESDM: Komitmen Setop PLTU Di COP-26 Skotlandia

“Bursa saham Wall Street menguat didukung oleh reli saham-saham pertumbuhan megacap,” ujarnya. “Hasil kuartalan perusahaan teknologi kelas berat Alphabet, perusahaan induk Google, dan Microsoft cukup bagus, data inflasi juga moderat”.

Indeks Dow Jones mencatat kenaikan 0,40 persen, dan S&P 500 juga naik 1,02 persen. Nasdaq Composite juga tercatat menguat 2,03 persen.

Bursa saham Jepang, indeks Nikkei 225 naik 0,81 persen dan Topix menguat 0,86 persen. Sebagian besar saham Jepang tidak bergerak menjelang keputusan kebijakan Bank of Japan (BoJ).

“BoJ diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tetap pada tingkat mendekati nol. Investor juga bereaksi terhadap data yang menunjukkan tingkat inflasi inti Tokyo yang melambat,” ucapnya.

Baca Juga :  PM Lee Dan Presiden Xi Tegaskan Hubungan Dekat Kedua Negara

Ia menilai, investasi inti Jepang berada di level terendah dalam dua tahun terakhir, sebesar 1,6 persen pada April. Sebagian besar disebabkan oleh distorsi sejak dimulainya subsidi pendidikan di negara Matahari Terbit itu.

Bursa Hong Kong Hang Seng menguat 0,85 persen, Shanghai Composite Index 1,17 persen dan KOSPI Korsel 1,05 persen. Bursa Australia terkoreksi, indeks ASX 200 turun signifikan 1,39 persen dan indeks Straits Times Singapura melemah 0,23 persen.

Sumber: rri.co.id/Sn

Bagikan :