Jakarta|EGINDO.co Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih melanjutkan tren positif pada perdagangan Senin (13/4/2026), setelah mencatatkan kenaikan signifikan sepanjang pekan lalu. Pada periode 6–10 April 2026, IHSG menguat 6,14% dan ditutup di level 7.458,496, mencerminkan meningkatnya optimisme pelaku pasar.
Penguatan tersebut tidak lepas dari membaiknya aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia. Sejumlah indikator utama seperti volume transaksi, nilai perdagangan, hingga frekuensi transaksi harian mengalami peningkatan yang cukup solid. Selain itu, kapitalisasi pasar juga ikut terdongkrak, menandakan aliran dana yang kembali masuk ke pasar saham domestik.
Tim analis dari MNC Sekuritas menilai pergerakan IHSG saat ini masih berada dalam fase penguatan lanjutan secara teknikal. Dalam riset terbarunya, IHSG diproyeksikan berpotensi menguji area resistance di kisaran 7.592 hingga 7.856. Meski demikian, investor tetap diminta mewaspadai peluang koreksi terbatas pada rentang 7.281–7.409.
Secara teknikal, level support IHSG berada di 7.274 dan 7.184, sedangkan resistance terdekat diperkirakan berada di 7.500 hingga 7.585. Dengan mempertimbangkan kondisi tersebut, strategi investasi yang disarankan adalah melakukan akumulasi saat terjadi pelemahan terbatas.
Sejalan dengan itu, analis merekomendasikan beberapa saham untuk dicermati pada perdagangan hari ini. Saham PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN), PT Petrosea Tbk. (PTRO), dan PT Telkom Indonesia Tbk. (TLKM) dinilai menarik untuk strategi buy on weakness. Sementara itu, saham PT Maharaksa Biru Energi Tbk. (OASA) direkomendasikan untuk speculative buy.
Sejumlah media ekonomi seperti Kontan dan Bisnis Indonesia juga menyoroti bahwa penguatan IHSG belakangan ini turut ditopang oleh sentimen global yang kondusif serta optimisme terhadap prospek ekonomi domestik. Kombinasi faktor tersebut dinilai dapat menjaga momentum positif pasar saham Indonesia dalam jangka pendek. (Sn)