IHSG Awali Pekan di Zona Hijau, Peluang Rebound Terbuka Lebar

ilustrasi
ilustrasi

Jakarta|EGINDO.co Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Senin (27/10/2025), naik sekitar 0,90 persen atau +74,83 poin ke level 8.346,55.

Pada penutupan pekan sebelumnya, IHSG sebenarnya melemah tipis sebesar 0,03 persen, namun menarik perhatian pasar karena aksi beli bersih (net buy) asing mencapai Rp 1,16 triliun. Saham-saham yang paling banyak dikoleksi investor asing antara lain BMRI, ASII, BBRI, UNVR, dan BBCA.

Menurut Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, IHSG memiliki potensi untuk berbalik menguat (rebound) hari ini. Level support diperkirakan berada di kisaran 8.150-8.250, sementara level resistansi berada di sekitar 8.300-8.340.

Fanny menjelaskan, pergerakan pasar modal domestik saat ini sangat dipengaruhi oleh faktor luar negeri (eksternal). Salah satunya adalah ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed) Amerika Serikat yang peluangnya masih sangat tinggi untuk minggu depan. Selain itu, pasar juga mencermati dinamika hubungan antara AS dan Tiongkok, yang bisa memunculkan risiko baru.

Misalnya, laporan menunjukkan bahwa AS tengah mempertimbangkan pembatasan ekspor ke Tiongkok yang meliputi produk-produk seperti laptop hingga mesin jet. Meskipun rencana tersebut belum final, ketidakpastian ini menambah tekanan pada sentimen pasar global yang tengah mengalami kehati-hatian.

Dilihat dari sisi global, optimisme terhadap kemungkinan pemangkasan suku bunga The Fed menjadi salah satu pendorong positif. Menurut analisis dari “Bloomberg”, pasar kini semakin yakin The Fed akan menurunkan suku bunga dalam waktu dekat.  Sementara itu, pemberitaan dari “Reuters” menyebut bahwa harapan kesepakatan dagang antara AS dan Tiongkok telah memicu reli pasar risiko (risk-on rally) di awal pekan ini.

Sumber: rri.co.id/Sn

Scroll to Top