IHSG Akhir Pekan Diperkirakan Menguat, Naiknya Bursa Global

ilustrasi
ilustrasi

Jakarta | EGINDO.com    – Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir pekan diproyeksikan menguat seiring naiknya bursa saham global.

IHSG dibuka menguat 23,6 poin atau 0,37 persen ke posisi 6.440. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 6,06 poin atau 0,66 persen ke posisi 930,31.

“IHSG diperkirakan bergerak menguat perdagangan hari ini di tengah dominasi katalis positif baik dari internal maupun eksternal bagi pasar BEI,” kata Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah dalam kajiannya di Jakarta, Jumat

Dari dalam negeri, Rancangan Undang Undang (RUU) tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP) yang disahkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) diperkirakan akan menjadi sentimen positif di pasar.

Baca juga: Menanti implementasi UU HPP untuk penguatan reformasi perpajakan

RUU HPP merupakan upaya pemerintah mendorong reformasi struktural di bidang perpajakan. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan RUU tersebut merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari rangkaian panjang reformasi perpajakan yang telah dan sedang dilakukan, baik reformasi administrasi maupun reformasi kebijakan, dan akan menjadi batu pijakan yang penting bagi proses reformasi selanjutnya.

Masih dari domestik, Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir September 2021 tercatat sebesar 146,9 miliar dolar AS atau kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah.

Angka cadangan devisa tersebut meningkat dibandingkan dengan posisi akhir Agustus 2021 sebesar 144,8 miliar dolar AS.

Dari luar negeri, Amerika Serikat dan China sepakat menjaga komunikasi. Presiden kedua negara juga akan bertemu secara virtual dalam waktu dekat. Washington menegaskan akan tetap menghormati Kebijakan Satu China.

Baca juga: Pasar China kembali dari libur, masih banyak kecemasan soal Evergrande

Baca Juga :  IHSG Ditutup Di Zona Merah, Pemulihan Ekonomi Amerika

Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan telah bertemu Kepala Kebijakan Luar Negeri pada Politbiro Partai Komunis China Yang Jiechi di Zurich, Swiss. Lewat pertemuan itu, AS-China sepakat menjaga saluran komunikasi dan mencegah konflik di antara mereka.

Sementara itu data ketenagakerjaan nonpertanian AS diperkirakan naik menjadi 500 ribu pekerjaan dari 235 ribu pekerjaan. Sedangkan tingkat pengangguran diproyeksikan turun menjadi 5,1 persen dari 5,2 persen.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain Indeks Nikkei menguat 628,09 poin atau 2,27 persen ke 27.306,3, Indeks Hang Seng naik 42,87 atau 0,17 persen ke 24.744,6, dan Indeks Straits Times meningkat 5,78 poin atau 0,19 persen ke 3.106,93.

Sumber: Antaranews/Sn

Bagikan :