Iga Swiatek mengejar impian Olimpiade Paris

Iga Swiatek - Polandia
Iga Swiatek - Polandia

Paris | EGINDO.co – Petenis nomor satu dunia Iga Swiatek menganggap Olimpiade sebagai turnamen terpentingnya karena ayahnya berkompetisi di Olimpiade Seoul 1988, katanya pada Kamis menjelang mempertahankan gelar Prancis Terbuka.

Ayah Swiatek, Tomasz, mewakili Polandia di nomor dayung Quadruple Sculls putra di Seoul, finis ketujuh.

“Karena itu saya tahu bahwa Olimpiade adalah acara paling penting dalam olahraga secara keseluruhan,” kata Swiatek pada upacara pengundian Prancis Terbuka. “Memenangkan medali apa pun akan menjadi mimpi yang menjadi kenyataan.

“Di Tokyo, saya ingat betapa stresnya saat itu. Tahun ini saya berusaha untuk menjaga ekspektasi saya tetap rendah namun tetap bekerja keras untuk bersiap menghadapi Olimpiade,” tambah petenis berusia 22 tahun itu.

Baca Juga :  Kompany Puji Momen Besar Setelah Wasit Welch Membuat Sejarah

Dia kalah dari Paula Badosa dari Spanyol pada putaran kedua di Tokyo.

“Saya akan mencoba melakukan segalanya selangkah demi selangkah, memperlakukan turnamen ini seperti turnamen lainnya, meskipun ini adalah Olimpiade, agar tidak memberikan terlalu banyak tekanan pada pundak saya,” kata Swiatek.

Swiatek, yang mengamankan gelar berturut-turut di Madrid dan Roma tahun ini, dipandang sebagai favorit untuk mengangkat trofi Prancis Terbuka untuk ketiga kalinya berturut-turut dan keempat secara keseluruhan.

“Dia menunjukkan tahun lalu bahwa dia mampu mempertahankan tekanan dan mempertahankan gelarnya. Saya pikir akan sulit untuk menggulingkannya,” kata mantan peringkat satu dunia dan direktur turnamen Amelie Mauresmo kepada wartawan.

Swiatek berupaya menjadi wanita pertama yang memenangi tiga gelar Roland Garros berturut-turut sejak Justine Henin pada 2007.

Baca Juga :  Swiatek, Raducanu, Kontaveit Berguguran Di Cincinnati Open

Sumber : CNA/SL

Bagikan :