Medan | EGINDO.com – Idris Pasaribu mengambil formulir Bakal Calon (Balon) Dewan Kehormatan PWI Sumut, ingin mengabdi. Komitmen untuk mengabdi pada organisasi profesi ditunjukkannya. Mantan Wartawan senior Harian Analisa yang saat ini duduk sebagai pengurus PWI Sumatera Utara (Sumut) itu mengambil formulir pendaftaran bakal calon Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) PWI Sumut periode 2026-2031 di Kantor PWI Sumut, Jalan Adinegoro Medan.
“Terus terang saya ingin mengabdi melalui Dewan Kehormatan. Ini adalah ruang untuk menjaga kehormatan profesi yang kita cintai bersama. Saya siap dan bersedia memenuhi seluruh ketentuan yang berlaku,” kata Idris Pasaribu pada Rabu (4/11/2026) kepada EGINDO.com di Medan.
Langkah tersebut diambil Idris sebagai bentuk keseriusan untuk mengabdikan pengalaman panjangnya di dunia jurnalistik dalam menjaga marwah dan etika profesi wartawan di Sumut. Bahkan Idris mengaku berkeyakinan akan didukung mantan wartawan Hr Analisa dan wartawan lainnya di Medan maupun di Medan.
“Semua wartawan “alumni” harian Analisa, mendorong dan mendukung sepenuhnya. Baik yang di Medan maupun yang ada di daerah. Kita berharap dukungan kawan kawan,” pinta Idris Pasaribu.
Idris Pasaribu yang terkenal di dunia seniman itu ketika pengambilan formulir diterima langsung oleh panitia Konferensi PWI Sumut yang akan digelar pada 21 November 2026 mendatang.
Hadir Ketua Panitia Pelaksana Rifki Warisan, Sekretaris SR Hamonangan Panggabean, serta Ketua dan Sekretaris Steering Committee (SC) Taufik Wal Hidayat dan Riza Mulyadi.
Kehadiran tokoh pers seperti Idris Pasaribu di bursa Dewan Kehormatan dinilai akan memperkuat peran DKP sebagai penjaga Kode Etik Jurnalistik dan Kode Perilaku Wartawan di Sumatera Utara.
Dewan Kehormatan adalah organ penting di PWI yang bertugas menjaga, menegakkan, dan mengawasi pelaksanaan Kode Etik Jurnalistik. DKP menjadi tempat wartawan belajar tentang etika, bukan sekadar menghakimi.@
Rel/fd/timEGINDO.com