Hujan Ringan Dominasi Jakarta, Aktivitas Ekonomi Awal Pekan Berpotensi Melambat

ilustrasi
ilustrasi

Jakarta|EGINDO.co Prakiraan cuaca di wilayah Daerah Khusus Ibukota Jakarta pada Senin (23/2/2026) menunjukkan mayoritas kawasan ibu kota diguyur hujan ringan dengan suhu relatif stabil di kisaran 24–27 derajat Celsius. Kondisi ini dinilai berpotensi memengaruhi mobilitas masyarakat serta aktivitas ekonomi, khususnya sektor transportasi, perdagangan ritel, dan jasa logistik.

Berdasarkan data prakiraan cuaca harian, wilayah Kota Jakarta Pusat diperkirakan mengalami hujan ringan dengan suhu 25–27°C dan tingkat kelembapan 77–94%. Kondisi serupa terjadi di Kota Jakarta Barat (24–27°C; 78–94%), Kota Jakarta Selatan (24–27°C; 76–96%), serta Kota Jakarta Timur (24–27°C; 76–96%).

Sementara itu, Kota Jakarta Utara diprediksi berawan dengan suhu 25–27°C dan kelembapan 77–91%. Adapun wilayah Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu juga berawan dengan suhu 26–27°C dan kelembapan 81–84%.

Hujan ringan yang merata di sebagian besar wilayah Jakarta berpotensi meningkatkan kepadatan lalu lintas pada jam sibuk pagi dan sore hari. Kondisi ini dapat berdampak pada distribusi barang dan waktu tempuh logistik, terutama bagi pelaku usaha ritel dan UMKM yang mengandalkan pengiriman harian.

Di sisi lain, curah hujan ringan cenderung meningkatkan permintaan layanan transportasi daring serta jasa pengantaran makanan. Sektor ini berpotensi mencatat kenaikan transaksi seiring masyarakat yang memilih mengurangi aktivitas luar ruang.

Untuk sektor pariwisata dan rekreasi, kondisi berawan di Kepulauan Seribu relatif lebih kondusif dibandingkan wilayah daratan Jakarta yang diguyur hujan ringan. Namun demikian, tingkat kelembapan yang tinggi tetap menjadi faktor yang perlu diantisipasi pelaku usaha wisata bahari.

Rentang suhu 24–27°C menunjukkan kondisi relatif stabil tanpa lonjakan panas ekstrem. Dari sisi konsumsi energi, kebutuhan listrik untuk pendingin ruangan diperkirakan tetap moderat. Hal ini dapat membantu menjaga beban puncak listrik tetap terkendali, khususnya di kawasan perkantoran dan pusat perbelanjaan.

Pelaku usaha diimbau mengantisipasi potensi perlambatan aktivitas akibat cuaca, terutama dalam pengaturan jadwal distribusi dan manajemen stok. Dengan perencanaan yang tepat, dampak cuaca terhadap produktivitas dan perputaran ekonomi di awal pekan dapat diminimalkan.

Secara umum, meskipun hujan ringan mendominasi sebagian besar wilayah Jakarta hari ini, aktivitas ekonomi diperkirakan tetap berjalan normal dengan penyesuaian operasional di sejumlah sektor terdampak. (Sn)

Scroll to Top