Jakarta|EGINDO.co Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Senin pagi (12/1/2026) memicu gangguan signifikan pada mobilitas perkotaan, terutama di kawasan Halte Cawang Sentral, Jakarta Timur. Kepadatan lalu lintas di titik tersebut berdampak langsung pada kelancaran operasional layanan Transjakarta, yang menjadi tulang punggung pergerakan tenaga kerja dan aktivitas ekonomi harian ibu kota.
Melalui akun Instagram resminya, @infotije, Transjakarta melaporkan keterlambatan pada sejumlah koridor dan rute strategis, di antaranya Koridor 7, 9, dan 10, serta rute pengumpan seperti 5C, 7C, 7D, 7P, 7W, 9A, 9C, B41, D11, JAK 20, dan JAK 75. Kondisi lalu lintas yang tersendat, ditambah genangan air di beberapa ruas jalan, membuat waktu tempuh armada mengalami peningkatan signifikan.
Situasi semakin menantang setelah genangan air menutup jalur utama Koridor 14 dan rute 14A. Demi menjaga keselamatan penumpang dan kru, manajemen Transjakarta memutuskan menghentikan sementara layanan di jalur tersebut. Kebijakan ini diambil sebagai langkah mitigasi risiko di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi berlanjut.
Gangguan layanan transportasi massal ini berimplikasi pada efisiensi kegiatan ekonomi, khususnya bagi pekerja dan pelaku usaha yang bergantung pada ketepatan waktu perjalanan. Transjakarta mengimbau masyarakat untuk secara aktif memantau pembaruan layanan melalui kanal resmi, serta menyesuaikan jadwal dan rute perjalanan agar aktivitas tetap berjalan optimal di tengah kondisi cuaca yang belum bersahabat. (Sn)