Hujan Deras Di Chongqing, Sungai Meluap Dan Evakuasi Massal

Hujan Deras dan banjir di Chongqing - China
Hujan Deras dan banjir di Chongqing - China

Beijing | EGINDO.co – Chongqing, sebuah kota yang luas di barat daya China, mengeluarkan peringatan yang lebih tinggi untuk hujan lebat di 24 distrik dan kabupaten pada hari Jumat (14/7), menurut media pemerintah, saat hujan deras mengguyur daerah tersebut dan sejumlah sungai mengancam untuk meluap.

Banjir bandang telah melanda beberapa wilayah di Cina selama beberapa minggu terakhir, dengan Chongqing yang terkena dampak paling parah. Pekan lalu, hujan dan tanah longsor menyebabkan 15 orang tewas di wilayah tersebut.

Lebih dari 2.600 warga dievakuasi pada Jumat pagi setelah hujan deras membanjiri jalan-jalan dan rumah-rumah di Chongqing, demikian laporan Xinhua.

Hujan yang tak kunjung reda telah membuat ribuan orang mengungsi di beberapa bagian negara itu. Beberapa hari yang lalu, lebih dari 40.000 orang harus dipindahkan ke tempat yang lebih aman di provinsi Sichuan.

Baca Juga :  Kenaikan Harga BBM Akan Berdampak Pada Perusahaan Manufaktur

Video televisi pemerintah menunjukkan air hujan yang membasahi mobil-mobil dan truk-truk di Chongqing, dengan sungai-sungai lumpur coklat yang mengubur traktor-traktor dan truk-truk di jalanan.

Badai telah melanda 28 distrik dan kabupaten di Chongqing sejak hari Kamis, dengan curah hujan harian maksimum yang memecahkan rekor sebesar 227 mm yang tercatat di distrik Wanzhou, menurut layanan meteorologi setempat, media pemerintah melaporkan.

Pihak berwenang di Chongqing mengeluarkan peringatan merah untuk beberapa bagian dari wilayah tersebut. China memiliki sistem peringatan cuaca dengan empat tingkat kode warna untuk hujan dan bencana geologi, dengan warna merah mewakili peringatan yang paling parah, diikuti oleh oranye, kuning, dan biru.

Baca Juga :  China Raih Kekuatan Global Dalam Kebijakan Luar Negeri

Para pejabat setempat juga mengeluarkan rencana tanggap darurat yang telah ditingkatkan dan memperingatkan akan adanya banjir dan tanah longsor. Sementara itu, Partai Komunis yang berkuasa terus menekankan langkah-langkah pencegahan banjir di seluruh negeri.

Wilayah Mongolia Dalam di China Utara pada Kamis malam mengeluarkan peringatan merah, dengan hujan badai yang intens diperkirakan akan melanda bagian tengah dan timur wilayah tersebut hingga Jumat malam, menurut layanan meteorologi dan otoritas sumber daya air di wilayah tersebut, kata Xinhua.

Sumber : CNA/SL

Bagikan :