Jakarta|EGINDO.co Penguatan hubungan strategis antara Indonesia dan India diproyeksikan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi, peningkatan investasi, serta perluasan kesempatan kerja bagi tenaga kerja Indonesia. Momentum tersebut menguat setelah Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan Bintang Republik Indonesia Adipurna kepada Perdana Menteri India Narendra Modi sebagai bentuk penghormatan atas kontribusinya dalam mempererat hubungan kedua negara.
Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, pada Rabu (8/7/2026) mengatakan hubungan bilateral yang semakin erat diharapkan mampu membuka pasar kerja baru bagi pekerja migran Indonesia sekaligus memperkuat kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan. Menurutnya, diplomasi yang dibangun kedua negara menjadi modal penting untuk meningkatkan kualitas penempatan tenaga kerja Indonesia di sektor formal dengan jaminan pelindungan yang lebih baik.
Ia menjelaskan, kolaborasi Indonesia dan India kini tidak hanya berfokus pada hubungan diplomatik, tetapi juga mencakup sektor kesehatan, teknologi, energi, perdagangan, investasi, hingga pengembangan sumber daya manusia. Berbagai nota kesepahaman (MoU) yang telah disepakati kedua negara diyakini dapat mendorong transfer teknologi, meningkatkan kompetensi tenaga kerja nasional, serta memperluas peluang kerja yang memiliki nilai tambah.
Mukhtarudin juga menilai hubungan Indonesia dan India memiliki fondasi historis yang kuat. Sebelumnya, penghargaan serupa pernah diberikan kepada Perdana Menteri pertama India, Jawaharlal Nehru, sehingga penghargaan kepada Narendra Modi menjadi simbol keberlanjutan kemitraan strategis yang telah terjalin selama puluhan tahun.
Dari sisi ekonomi, penguatan hubungan kedua negara dinilai berpotensi meningkatkan arus investasi dan memperbesar volume perdagangan bilateral. India saat ini merupakan salah satu mitra dagang utama Indonesia di kawasan Asia Selatan dengan potensi kerja sama yang terus berkembang, terutama pada sektor manufaktur, energi, farmasi, teknologi informasi, dan ekonomi digital.
Data Kementerian Perdagangan Republik Indonesia menunjukkan hubungan dagang Indonesia dan India terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir, didukung meningkatnya permintaan komoditas strategis serta kerja sama industri. Sementara itu, Bank Indonesia menilai diversifikasi pasar ekspor dan sumber investasi menjadi salah satu strategi penting untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Dengan semakin luasnya ruang kolaborasi di bidang investasi, teknologi, dan ketenagakerjaan, pemerintah berharap hubungan Indonesia dan India dapat memberikan manfaat ekonomi yang nyata, tidak hanya melalui peningkatan nilai perdagangan dan investasi, tetapi juga lewat terciptanya lapangan kerja baru serta meningkatnya daya saing tenaga kerja Indonesia di pasar internasional.
Sebagai informasi, Bintang Republik Indonesia Adipurna merupakan tanda kehormatan sipil tertinggi yang diberikan pemerintah kepada tokoh yang dinilai memiliki jasa luar biasa dalam mempererat hubungan bilateral maupun memberikan kontribusi penting bagi kepentingan bangsa dan negara Indonesia. (Sn)