Bangkok | EGINDO.co – Hozon New Energy Automobile dari China akan membuat kendaraan listrik di Thailand untuk pasar Asia Tenggara, seorang pejabat Thailand mengatakan pada hari Sabtu, karena perusahaan ini mengikuti perusahaan-perusahaan lain yang membangun fasilitas di pusat produksi mobil utama di kawasan ini.
Hozon menandatangani perjanjian dengan Majelis Umum Bangchan Thailand minggu ini untuk memulai produksi model NETA V, yang diharapkan pada tahun 2024, kata juru bicara pemerintah Thailand, Tipanan Sirichana, dalam sebuah pernyataan.
Produsen mobil listrik ini meluncurkan model NETA V di pasar Thailand tahun lalu dan berencana untuk mulai menawarkan model NETA U dan NETA S dalam waktu dekat, kata Tipanan.
Produsen mobil listrik China lainnya seperti BYD juga telah berinvestasi di pabrik Thailand seiring dengan meningkatnya permintaan di antara konsumen domestik yang memilih merek-merek seperti Great Wall Motors dan Tesla.
Bulan lalu, seorang pejabat Thailand mengatakan bahwa Changan Auto dari China akan menginvestasikan 285 juta dolar AS di sebuah fasilitas di Thailand.
Thailand adalah pusat perakitan dan ekspor mobil terbesar keempat di Asia untuk produsen mobil seperti Toyota dan Honda.
Negara ini bertujuan untuk menjadi pemain kunci dalam rantai pasokan kendaraan listrik global di luar China dengan menawarkan potongan pajak dan subsidi untuk mendorong adopsi dan produksi kendaraan listrik.
Negara ini telah menetapkan target bahwa 30 persen dari produksi mobil dalam negeri adalah mobil listrik pada tahun 2030.
Sumber : CNA/SL