Houthi Klaim Serangan Kapal Laut Merah,Drone Terhadap Israel

Serangan Houthi dengan Rudal dan Drone di Laut Merah
Serangan Houthi dengan Rudal dan Drone di Laut Merah

Dubai | EGINDO.co – Pemberontak Houthi Yaman yang didukung Iran pada Selasa (26 Desember) mengklaim serangan rudal terhadap sebuah kapal di Laut Merah dan serangan pesawat tak berawak terhadap Israel sebagai solidaritas terhadap Gaza.

Dalam sebuah pernyataan, pemberontak mengatakan mereka “melakukan operasi penargetan terhadap kapal komersial” yang mereka identifikasi sebagai MSC UNITED, dan meluncurkan sejumlah “drone terhadap sasaran militer” di Israel selatan.

Serangan tersebut adalah yang terbaru dalam serangkaian serangan drone dan rudal yang diluncurkan oleh pemberontak sejak dimulainya perang Israel-Hamas pada 7 Oktober.

Kelompok Houthi mengatakan mereka menargetkan Israel dan kapal-kapal terkait Israel untuk mendorong penghentian serangan di Jalur Gaza, tempat Israel memerangi militan Hamas.

Baca Juga :  90 Kepala Negara Konfirmasi Untuk KTT Iklim COP27 Mesir

Sebelumnya pada hari Selasa, Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) mengatakan “ledakan terdengar, rudal terlihat” di dekat pelabuhan Hodeida di pantai barat Yaman, dan menambahkan bahwa kapal yang transit dan awaknya selamat.

Kapal tersebut kemudian melanjutkan pelayarannya, tanpa melaporkan adanya kerusakan besar atau cedera awak, kata UKMTO.

Ledakan ini menyusul dua ledakan lain pada Selasa pagi yang terjadi di dekat sebuah kapal yang juga berada di lepas pantai Hodeida, menurut otoritas maritim Inggris.

Ledakan juga terdengar di lepas pantai Semenanjung Sinai Mesir pada hari Selasa, kata media yang terkait dengan pemerintah Mesir, dan tentara Israel kemudian mengatakan bahwa mereka telah mencegat objek udara di Laut Merah.

Baca Juga :  5 Ciri Ini Muncul, BI: Awas Gejolak Ekonomi Global

“Sebuah jet tempur angkatan udara berhasil mencegat sasaran udara musuh yang sedang menuju wilayah Israel hari ini di wilayah Laut Merah,” kata militer.

Saluran televisi Al-Qahera News, yang mempunyai hubungan dengan intelijen negara, mengatakan ledakan itu terjadi sekitar dua kilometer dari kota tepi laut Dahab di Mesir.

Dahab terletak sekitar 125 km selatan Eilat di ujung selatan Israel, sasaran terdekat pemberontak Yaman.

“Kami mendengar ledakan keras dari arah laut, lalu kami melihat benda aneh jatuh ke dalam air,” kata seorang saksi mata kepada AFP.

Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.

Menurut Pentagon, Houthi telah melancarkan lebih dari 100 serangan drone dan rudal, menargetkan 10 kapal dagang yang melibatkan lebih dari 35 negara berbeda.

Baca Juga :  Ukraina Klaim Serangan Drone Di Moskow

Serangan-serangan tersebut membahayakan rute transit yang mengangkut 12 persen perdagangan global, sehingga mendorong Amerika Serikat untuk membentuk satuan tugas angkatan laut multinasional untuk melindungi pelayaran di Laut Merah.

Kelompok Houthi juga telah melancarkan serangkaian serangan terhadap Israel, namun sebagian besar gagal mencapai sasaran mereka.

Sumber : CNA/SL

Bagikan :