Hong Kong Menangkap 21 Orang atas Korupsi dalam Penertiban Renovasi Bangunan

 Penertiban Renovasi Bangunan di Hong Kong.
Penertiban Renovasi Bangunan di Hong Kong.

Hong Kong | EGINDO.co – Badan anti-korupsi Hong Kong menangkap 21 orang atas dugaan korupsi terkait pekerjaan renovasi di dua kompleks perumahan, kata badan tersebut pada hari Jumat (2 Januari).

Hong Kong telah meningkatkan penindakan terhadap korupsi yang terkait dengan renovasi bangunan menyusul kebakaran pada akhir November yang menghancurkan tujuh menara tinggi dan menewaskan lebih dari 160 orang.

John Lee, pemimpin kota tersebut, bulan lalu membentuk komite independen untuk menyelidiki kebakaran dan industri konstruksi, serta menentukan apakah ada pengaturan tender dalam pemberian kontrak.

Komisi Independen Anti-Korupsi (ICAC) mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka melakukan operasi penegakan hukum pekan lalu terhadap sindikat korupsi yang terkait dengan kelompok triad yang berhubungan dengan renovasi bangunan.

21 orang yang ditangkap termasuk perantara, konsultan proyek, kontraktor proyek, dan anggota badan pengelola dari dua kompleks perumahan tersebut, tambah badan tersebut.

Di salah satu kompleks perumahan, kontraktor yang terlibat diduga menyuap konsultan proyek dan beberapa anggota badan pengelola untuk mendapatkan kontrak proyek senilai HK$33 juta (US$4,24 juta).

Di kompleks perumahan lainnya, para perantara diduga mengumpulkan surat kuasa, atau tiket otorisasi dari pemilik rumah “dengan cara korupsi” dalam upaya memanipulasi suara dan memenangkan kontrak renovasi di masa mendatang. Pernyataan tersebut tidak memberikan penjelasan lebih lanjut.

“Pemeliharaan bangunan sangat terkait dengan publik dan melibatkan banyak pemangku kepentingan. ICAC selalu memberikan perhatian besar pada korupsi dalam pemeliharaan bangunan,” kata pernyataan itu.

Kedua kompleks perumahan yang menjadi target operasi pekan lalu berada di distrik Kwun Tong di Kowloon timur dan tidak terkait dengan Wang Fuk Court, lokasi kebakaran yang terjadi pada 26 November.

ICAC telah menangkap setidaknya 11 orang dalam penyelidikan korupsi terkait pekerjaan renovasi di Wang Fuk Court.

Warga bereaksi dengan marah terhadap kobaran api tersebut, yang membutuhkan waktu hampir dua hari untuk dipadamkan. Pihak berwenang mengatakan bahwa bahan bangunan yang tidak memenuhi standar yang digunakan dalam renovasi gedung-gedung tinggi tersebut memperparah kebakaran.

Sumber : CNA/SL

Scroll to Top