Hinadari Kebiasaan Melanggar Aturan Lalu Lintas

Ilustrasi - Pelanggaran lalu Lintas
Ilustrasi - Pelanggaran lalu Lintas

Jakarta | EGINDO. co        -Pengamat transportasi Budiyanto mengatakan bahwa Budaya tertib berlalu lintas perlu kita bangun , butuh komitmen dan kesadaran masyarakat untuk mewujudkan dalam bentuk praktek nyata di lapangan. Dimensi lalu lintas sebagai urat nadi kehidupan , cermin budaya dan modernitas. Urat nadi kehidupan berkaitan dengan activitas- produktivitas – Pemenuhan kehidupan orang banyak – menuju kesejahteraan.

Cermin Budaya berkaitan dengan disiplin berlalu lintas. Sedangkan modernitas berkaitan dengan keunggulan tehnologi. Dimensi ini akan terganggu apabila lalu lintas mengalami trouble dari dari aspek – aspek lalu lintas dan angkutan Jalan,ujar Budiyanto.

Hindari kebiasaan melanggar dengan tetap menjalankan tata cara berlalu lintas. Parameternya jelas dari beberapa indikator, antara lain :
a.Memgemudilah kendaraan dgn wajar & konsentrasi.
b.Berlalu lintas tertib di Jalan.
c.Cegah hal- hal yang dapat mengganggu kamseltibcar lantas (keamanan,keselamatan ketertiban,dan kelancaran lalulintas)
d.Jangan menerobos lampu merah dan palang Kerata Api (KA) saat Kereta akan melintas di simpang.
e.Berhenti dibelakang Stop line saat berhenti di Lampu merah.
f.Jangan main hp (Hand Phone) diatas kendaraan.
g.Pakai Helm SNI.
h.Lampu kendaraan roda dua harus menyala siang dan malam
i.Patuhi rambu- rambu lalu lintas.
J.Pakai sabuk keselamatan.
k.Jangan gunakan knalpot Racing.

Kebiasaan melanggar terhadap peraturan perundang – Undangan lalu lintas masih sering kita jumpai dengan berbagai alasan subyektif pelanggar.
Disiplin dalam berlalu lintas akan akan dapat mengikis atau menghilangkan kebiasaan melanggar. Ingat bahwa lalu lintas bukan hanya sekedar bergerakan orang dan benda di jalan tapi memiliki dimensi yang lebih luas karena berkaitan dengan Urat nadi kehidupan, cermin Budaya dan modernitas,tegasnya.@Sn