Rabat | EGINDO.co – Tanzania mencetak gol peny equalizer di babak kedua untuk menahan Tunisia imbang 1-1 dalam pertandingan terakhir Grup C Piala Afrika pada Selasa dan memastikan tempat di babak 16 besar.
Poin kedua Tanzania di turnamen ini terbukti cukup untuk membawa mereka lolos sebagai salah satu dari empat tim peringkat ketiga terbaik.
Tendangan keras Feisal Salum tiga menit memasuki babak kedua mengamankan hasil imbang setelah Tunisia unggul melalui penalti pada menit ke-43 yang dieksekusi oleh Ismael Gharbi.
Tunisia finis di posisi kedua grup di belakang Nigeria, yang mengalahkan Uganda 3-1 di Fes, dengan Tanzania di posisi ketiga.
Tunisia akan bertemu Mali di Casablanca pada hari Sabtu di babak 16 besar, sementara Tanzania akan menghadapi tuan rumah Maroko di babak gugur pertama di Rabat pada hari Minggu.
Tendangan Salum lolos melewati kiper Tunisia, Aymen Dahmen, di tengah hujan di Rabat setelah bek Tanzania, Ibrahim Abdallah, melakukan pelanggaran handball yang berujung penalti.
Gharbi berhasil mengeksekusi penalti tersebut, setelah sebelumnya tendangan kaki kirinya dari sisi kanan kotak penalti mengenai tiang gawang pada peluang pertama pertandingan.
Hasil imbang Tanzania ini mengeliminasi Angola dari turnamen dengan selisih yang sangat tipis. Kedua tim finis di posisi ketiga grup masing-masing dengan dua poin dan selisih gol minus satu, tetapi Tanzania mencetak tiga gol sementara Angola hanya mencetak dua gol.
Ini adalah pertama kalinya tim dengan dua poin lolos sebagai salah satu dari empat tim peringkat ketiga terbaik sejak jumlah tim dalam kompetisi ditingkatkan menjadi 24 tim pada tahun 2019.
Ini juga pertama kalinya Tanzania, yang akan menjadi tuan rumah bersama final Piala Afrika 2027 dengan negara tetangga Kenya dan Uganda, melaju melewati babak penyisihan grup meskipun mereka masih belum memenangkan satu pertandingan pun di final dengan catatan lima hasil imbang dan tujuh kekalahan dalam 12 pertandingan.
Sumber : CNA/SL