Harimau Sumatera Terjerat Di Simalungun, Dilakukan Evakuasi

Tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara berhasil mengevakuasi seekor harimau sumatera di Simalungun (Foto: BBKSDASU)
Tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara berhasil mengevakuasi seekor harimau sumatera di Simalungun (Foto: BBKSDASU)

Medan | EGINDO.co – Harimau Sumatera terjerat perangkat Babi di Simalungun, petugas melakukan tembak bius untuk mengevakuasi si raja hutan itu. Harimau Sumatera itu ditemukan terjerat perangkap babi hutan milik warga di Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara.

Informasi yang dihimpun EGINDO.co menyebutkan petugas BKSDA kemudian melakukan verifikasi informasi pada hari Minggu sore dan melakukan evakuasi pada Senin. Sebanyak lima orang anggota tim termasuk dokter hewan, dokter Anhar dari Aliansi Pemerhati Satwa dan tim Konservasi harimau Barumum berangkat ke lokasi untuk melakukan evakuasi.

Lokasi evakuasi berada di Perladangan pinggiran jurangan Bah Kisat Dusun Marihat Tonga Nagori Marihat Raja, Kecamatan Dolok Panribuan. Proses evakuasi dimulai dari penemuan harimau tersebut oleh Diman Siabalok, warga setempat yang melakukan pengecekan perangkap babi hutan miliknya pada Minggu (22/10/2023).

Baca Juga :  Pria Mabuk Menabrak Mobil Iringan Presiden AS Biden

Pada hari ini Selasa (24/10/2023) harimau tersebut berhasil dievakuasi Polsek Dolok Panribuan Resor Simalungun dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pematang Siantar.

Petugas melakukan tembak bius terhadap harimau yang terperangkap untuk evakuasi lalu harimau tersebut langsung mendapat perawatan dan pertolongan dari tim dokter hewan. Harimau tersebut kemudian dibawa ke Balai Konservasi Harimau Barumun di Kabupaten Tapanuli Selatan. Harimau itu adalah jenis Harimau Sumatera jantan berusia sekitar 4-5 tahun dengan berat kurang lebih 80 kilogram, berwarna dan bergaris coklat belang.

Informasi yang diterima sampai dengan hari ini, Rabu (24/10/2023), belum ada laporan warga yang menjadi korban terkaman harimau dan dari kejadian tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu berhati-hati.@

Baca Juga :  Grup Sinarmas Dapat Keuntung Dari Tren Kenaikan Harga CPO

Bs/timEGINDO.co

Bagikan :