Harga Perak Antam Kembali Terkoreksi, Sentuh Rp54.500 per Gram

Ilustrasi perak
Ilustrasi perak

Jakarta|EGINDO.co Harga perak batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami tekanan pada awal pekan. Berdasarkan pantauan pada Senin, 2 Februari 2026, harga perak Antam turun Rp250 dan kini berada di level Rp54.500 per gram, melanjutkan tren koreksi yang telah terjadi sejak akhir Januari lalu.

Penurunan ini tercermin pula pada harga perak berukuran besar. Perak Antam murni dengan bobot 250 gram dipasarkan di kisaran Rp14,03 juta hingga Rp14,08 juta, sementara ukuran 500 gram dibanderol sekitar Rp27,25 juta sampai Rp27,37 juta, di luar ketentuan PPN 11 persen.

Di sisi lain, produk perak Antam Heritage tercatat relatif stabil. Untuk edisi 31,1 gram, harga berada pada rentang Rp2,24 juta–Rp2,25 juta, sedangkan ukuran 186,6 gram dipatok sekitar Rp12,33 juta–Rp12,38 juta, belum termasuk pajak pertambahan nilai.

Sejumlah analis menilai fluktuasi harga perak domestik masih dipengaruhi oleh pergerakan harga logam mulia global serta dinamika nilai tukar rupiah. CNBC Indonesia sebelumnya mencatat bahwa tekanan pada harga perak dunia terjadi seiring penguatan dolar AS dan sikap hati-hati investor terhadap aset safe haven. Senada, Kompas.com juga menyoroti bahwa permintaan industri dan sentimen pasar global menjadi faktor utama yang memengaruhi volatilitas harga perak dalam jangka pendek.

Ke depan, pelaku pasar dan investor ritel diperkirakan akan terus mencermati perkembangan ekonomi global, kebijakan moneter negara maju, serta pergerakan harga logam mulia internasional sebagai acuan dalam mengambil keputusan investasi perak. (Sn)

Scroll to Top