Harga Emas Perhiasan Naik, Investor Tetap Berburu di Tengah Ketidakpastian Global

ilustrasi emas
ilustrasi emas

Jakarta|EGINDO.co Harga emas perhiasan di pasar domestik tercatat mengalami kenaikan pada perdagangan Jumat (30/1/2026). Penguatan ini sejalan dengan meningkatnya sentimen kehati-hatian pelaku pasar global, di tengah ketidakpastian arah kebijakan moneter negara maju serta fluktuasi nilai tukar.

Emas masih menjadi pilihan utama masyarakat, tidak hanya sebagai instrumen lindung nilai (safe haven), tetapi juga sebagai penunjang gaya hidup. Oleh karena itu, pemantauan harga harian dinilai penting sebelum masyarakat melakukan transaksi jual beli.

Berdasarkan pantauan harga hingga pukul 12.00 WIB, berikut perbandingan harga emas perhiasan di dua gerai besar nasional:

Kadar Emas Raja Emas (Rp/gram) Laku Emas (Rp/gram)
24 Karat 2.550.000 2.601.000
18 Karat 1.789.000 1.766.000
12 Karat 1.193.000 1.172.000

Dari data tersebut, terlihat bahwa Laku Emas menawarkan harga lebih tinggi untuk emas 24 karat, sementara Raja Emas cenderung lebih kompetitif pada kadar menengah dan rendah, seperti 18 karat dan 12 karat. Perbedaan harga ini dipengaruhi oleh kebijakan internal gerai, biaya produksi, hingga strategi pemasaran masing-masing pelaku usaha.

Secara tren, pergerakan harga emas perhiasan domestik masih berada dalam fase menguat, seiring kenaikan harga emas global. Menurut laporan Bloomberg, harga emas dunia terdorong oleh meningkatnya permintaan aset aman akibat ketegangan geopolitik dan ekspektasi pelonggaran suku bunga di beberapa negara utama.

Sementara itu, CNBC Indonesia mencatat bahwa stabilitas permintaan emas dalam negeri juga dipengaruhi oleh perilaku masyarakat yang mulai menjadikan perhiasan emas sebagai kombinasi antara investasi jangka menengah dan aset konsumtif bernilai tinggi.

Ke depan, pelaku pasar memperkirakan harga emas perhiasan masih berpotensi bergerak fluktuatif namun cenderung menguat, selama tekanan ekonomi global belum sepenuhnya mereda. Masyarakat pun diimbau untuk membandingkan harga antar gerai dan menyesuaikan pembelian dengan kebutuhan serta tujuan investasinya. (Sn)

Scroll to Top