Jakarta|EGINDO.co Harga emas batangan di pasar domestik kembali mengalami pergerakan pada Selasa (14/4/2026). Berdasarkan pembaruan pukul 08.30 WIB, nilai logam mulia menunjukkan kenaikan tipis di hampir ყველა ukuran, mencerminkan dinamika pasar global yang masih dipengaruhi sentimen ekonomi dan kebijakan suku bunga.
Untuk ukuran terkecil, emas 0,5 gram dibanderol Rp1.481.500, sementara setelah dikenakan pajak PPh 0,25%, harganya menjadi Rp1.485.204. Adapun emas 1 gram dijual Rp2.863.000 atau Rp2.870.158 setelah pajak.
Kenaikan harga juga terlihat pada ukuran menengah. Emas 5 gram kini berada di level Rp14.090.000 (Rp14.125.225 setelah pajak), sedangkan ukuran 10 gram mencapai Rp28.125.000 atau Rp28.195.313 setelah pajak. Untuk ukuran 25 gram, harga tercatat Rp70.187.000 dan meningkat menjadi Rp70.362.468 setelah pajak.
Sementara itu, untuk pembelian dalam jumlah besar, emas 100 gram dipatok Rp280.512.000 (Rp281.213.280 setelah pajak). Bahkan, untuk ukuran 1 kilogram, harga telah menyentuh Rp2.803.600.000 atau Rp2.810.609.000 setelah pajak.
Sentimen Global Masih Mendominasi
Pergerakan harga emas saat ini tidak lepas dari kondisi ekonomi global yang masih diliputi ketidakpastian. Penguatan dolar AS serta ekspektasi kebijakan suku bunga bank sentral menjadi faktor utama yang menahan laju kenaikan emas.
Menurut laporan dari Reuters, harga emas dunia cenderung bergerak stabil dengan kecenderungan naik tipis seiring meningkatnya permintaan aset aman (safe haven). Sementara itu, Bloomberg juga mencatat bahwa investor masih berhati-hati dalam mengambil posisi besar karena menunggu kejelasan arah kebijakan moneter global.
Peluang dan Risiko bagi Investor
Kondisi ini membuat emas tetap menarik sebagai instrumen lindung nilai, terutama di tengah volatilitas pasar keuangan. Namun, analis mengingatkan bahwa pergerakan harga dalam jangka pendek masih berpotensi fluktuatif.
Bagi investor ritel, momentum kenaikan bertahap ini bisa menjadi peluang untuk akumulasi, terutama jika tujuan investasi bersifat jangka panjang. Di sisi lain, pelaku pasar tetap disarankan memperhatikan faktor eksternal seperti inflasi global, nilai tukar, serta kebijakan bank sentral utama dunia.
Secara keseluruhan, tren harga emas hari ini menunjukkan stabilitas dengan kecenderungan menguat, menandakan bahwa logam mulia masih menjadi pilihan utama di tengah ketidakpastian ekonomi global. (Sn)