Harga Emas Naik Stabil, Sentimen Global Masih Jadi Penopang Utama

ilustrasi
ilustrasi

Jakarta|EGINDO.co Harga emas batangan pada Rabu (25/3/2026) menunjukkan pergerakan yang relatif stabil dengan kecenderungan menguat, mencerminkan masih kuatnya permintaan terhadap aset lindung nilai di tengah dinamika ekonomi global. Pembaruan harga dilakukan pada pukul 08.30 WIB.

Berdasarkan data terbaru, harga emas batangan untuk ukuran terkecil 0,5 gram dipatok sebesar Rp1.475.000, atau Rp1.478.688 setelah dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) sebesar 0,25 persen. Sementara itu, emas ukuran 1 gram berada di level Rp2.850.000, dengan harga setelah pajak mencapai Rp2.857.125.

Kenaikan harga juga terlihat pada pecahan lainnya. Emas 5 gram tercatat sebesar Rp14.025.000 (Rp14.060.063 setelah pajak), sedangkan ukuran 10 gram mencapai Rp27.995.000 (Rp28.064.988 setelah pajak). Untuk ukuran yang lebih besar, harga emas 100 gram berada di Rp279.212.000 dan meningkat menjadi Rp279.910.030 setelah pajak.

Adapun untuk investor skala besar, emas batangan 1.000 gram diperdagangkan pada harga Rp2.790.600.000, atau Rp2.797.576.500 setelah pajak.

Secara keseluruhan, tren harga emas saat ini masih dipengaruhi oleh beberapa faktor eksternal, antara lain ketidakpastian suku bunga global, fluktuasi nilai tukar, serta ketegangan geopolitik yang mendorong investor beralih ke instrumen safe haven. Di sisi lain, stabilitas permintaan domestik juga turut menjaga harga tetap berada pada level tinggi.

Dalam konteks investasi, emas tetap menjadi salah satu pilihan utama masyarakat karena karakteristiknya yang relatif aman terhadap inflasi. Namun demikian, pelaku pasar tetap disarankan untuk mencermati pergerakan harga global serta kebijakan moneter negara-negara utama yang berpotensi memengaruhi arah harga emas ke depan.

Dengan kondisi tersebut, prospek emas dalam jangka pendek masih berpotensi bergerak fluktuatif, namun tetap berada dalam tren yang solid seiring tingginya minat terhadap aset berisiko rendah. (Sn)

Scroll to Top