Jakarta|EGINDO.co Harga emas batangan pada Rabu, 14 Januari 2026, menunjukkan level yang tetap tinggi dan mencerminkan kuatnya minat investor terhadap aset lindung nilai (safe haven). Berdasarkan pembaruan harga yang dilakukan setiap hari pukul 08.30 WIB, emas batangan diperdagangkan dengan harga yang bervariasi sesuai berat dan seri, termasuk emas reguler serta edisi khusus.
Untuk emas batangan reguler, harga dasar emas 1 gram dipatok sebesar Rp2.665.000, dengan harga setelah dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 0,25% menjadi Rp2.671.663. Sementara itu, emas ukuran terkecil 0,5 gram dibanderol Rp1.382.500 atau Rp1.385.956 setelah pajak.
Pada ukuran besar, harga emas batangan 100 gram tercatat sebesar Rp260.712.000 atau Rp261.363.780 setelah pajak. Adapun emas batangan ukuran 1 kilogram (1.000 gram) dipasarkan dengan harga dasar Rp2.605.600.000, dan mencapai Rp2.612.114.000 setelah pajak.
Selain emas reguler, produk Emas Batangan Gift Series juga mencatat harga lebih tinggi seiring nilai artistik dan nilai tambah kemasannya. Emas Gift Series ukuran 1 gram dijual Rp2.815.000 atau Rp2.822.038 setelah pajak, sementara ukuran 0,5 gram mencapai Rp1.456.131 setelah pajak.
Untuk seri tematik, Emas Batangan Selamat Idul Fitri ukuran 5 gram dipatok Rp13.935.000 atau Rp13.969.838 setelah pajak. Sementara Emas Batangan Imlek dengan berat 8 gram dibanderol Rp22.230.237 dan ukuran 88 gram mencapai Rp241.820.644 setelah pajak.
Tingginya harga emas saat ini tidak terlepas dari kondisi global yang masih diwarnai ketidakpastian, mulai dari arah kebijakan suku bunga bank sentral utama dunia, ketegangan geopolitik, hingga volatilitas pasar keuangan internasional. Di dalam negeri, pergerakan nilai tukar rupiah turut menjadi faktor penentu harga emas, mengingat komoditas ini diperdagangkan berdasarkan harga emas dunia dalam denominasi dolar AS.
Bagi investor, emas tetap dipandang sebagai instrumen investasi jangka menengah hingga panjang yang relatif aman untuk menjaga nilai aset dari risiko inflasi dan gejolak ekonomi. Sementara itu, tingginya minat terhadap emas edisi khusus juga mencerminkan meningkatnya permintaan dari segmen koleksi dan hadiah bernilai investasi.
Ke depan, pelaku pasar akan terus mencermati perkembangan ekonomi global dan pergerakan nilai tukar domestik, yang diperkirakan masih akan menjadi faktor utama dalam menentukan arah harga emas di pasar domestik. (Sn)