Harga Emas Hari Ini, 9 Maret 2026: Emas Antam Tembus Rp3 Juta per Gram

ilustrasi
ilustrasi

Jakarta|EGINDO.co Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk melalui unit bisnis Logam Mulia Antam kembali menjadi perhatian pasar pada Senin (9/3/2026). Berdasarkan pembaruan harga pukul 08.30 WIB, emas ukuran 1 gram dipatok sebesar Rp3.004.000 sebagai harga dasar.

Kenaikan harga emas ini menandai semakin kuatnya minat investor terhadap aset lindung nilai (safe haven) di tengah dinamika ekonomi global dan fluktuasi nilai tukar. Sejumlah media ekonomi seperti CNBC Indonesia dan Kompas.com juga mencatat bahwa tren kenaikan harga emas belakangan dipengaruhi oleh ketidakpastian ekonomi global, pergerakan suku bunga, serta permintaan investasi yang tetap tinggi.

Dalam transaksi resmi di butik Logam Mulia, pembelian emas dikenakan PPh 22 sebesar 0,25% bagi pemegang NPWP. Berikut daftar harga emas batangan Antam per Senin, 9 Maret 2026.

Daftar Harga Emas Antam (9 Maret 2026)
Berat Harga Dasar Harga + PPh 0,25%
0,5 gram Rp1.552.000 Rp1.555.880
1 gram Rp3.004.000 Rp3.011.510
2 gram Rp5.948.000 Rp5.962.870
3 gram Rp8.897.000 Rp8.919.243
5 gram Rp14.795.000 Rp14.831.988
10 gram Rp29.535.000 Rp29.608.838
25 gram Rp73.712.000 Rp73.896.280
50 gram Rp147.345.000 Rp147.713.363
100 gram Rp294.612.000 Rp295.348.530
250 gram Rp736.265.000 Rp738.105.663
500 gram Rp1.472.320.000 Rp1.476.000.800
1.000 gram Rp2.944.600.000 Rp2.951.961.500

Secara historis, emas masih menjadi instrumen investasi yang relatif stabil, terutama ketika pasar keuangan mengalami volatilitas. Banyak investor domestik menjadikan emas batangan sebagai pilihan untuk menjaga nilai aset dalam jangka panjang.

Selain itu, pergerakan harga emas domestik juga dipengaruhi oleh harga emas global dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Ketika rupiah melemah atau harga emas dunia naik, harga emas di dalam negeri cenderung ikut meningkat.

Analis pasar menilai, selama ketidakpastian ekonomi global masih berlangsung, permintaan emas sebagai aset lindung nilai diperkirakan tetap kuat. Hal ini membuat harga emas berpotensi bergerak fluktuatif namun tetap berada dalam tren jangka panjang yang positif. (Sn)

Scroll to Top