Jakarta|EGINDO.co Harga emas batangan pada Kamis (20/8/2026) tercatat berada di kisaran Rp1,37 juta untuk ukuran terkecil hingga lebih dari Rp2,59 miliar untuk ukuran 1 kilogram. Harga tersebut diperbarui pada pukul 08.30 WIB dan sudah memperhitungkan harga dasar serta tambahan PPh sebesar 0,25 persen.
Untuk emas batangan ukuran 0,5 gram, harga dasarnya berada di level Rp1.372.500. Setelah ditambah PPh 0,25 persen, harganya menjadi Rp1.375.931.
Sementara itu, emas ukuran 1 gram dibanderol Rp2.645.000 sebelum pajak. Setelah dikenakan PPh, harga yang harus dibayarkan mencapai Rp2.651.613.
Harga emas ukuran 2 gram tercatat Rp5.230.000 sebelum pajak dan menjadi Rp5.243.075 setelah PPh. Kemudian emas 3 gram memiliki harga dasar Rp7.820.000 dengan harga setelah pajak sebesar Rp7.839.550.
Untuk ukuran 5 gram, harga dasar berada di angka Rp13.000.000 dan meningkat menjadi Rp13.032.500 setelah PPh. Adapun emas 10 gram dipasarkan dengan harga dasar Rp25.945.000 atau Rp26.009.863 setelah pajak.
Beranjak ke ukuran yang lebih besar, emas 25 gram memiliki harga dasar Rp64.737.000 dan menjadi Rp64.898.843 setelah PPh. Sementara emas 50 gram dibanderol Rp129.395.000 sebelum pajak dan Rp129.718.488 setelah pajak.
Harga emas 100 gram tercatat Rp258.712.000 sebelum PPh dan menjadi Rp259.358.780 setelah pajak. Selanjutnya, emas 250 gram memiliki harga dasar Rp646.515.000, sedangkan harga setelah PPh mencapai Rp648.131.288.
Untuk emas batangan 500 gram, harga sebelum pajak mencapai Rp1.292.820.000 dan menjadi Rp1.296.052.050 setelah PPh.
Sementara itu, emas batangan dengan ukuran terbesar dalam daftar, yakni 1.000 gram atau 1 kilogram, memiliki harga dasar Rp2.585.600.000. Setelah dikenakan PPh 0,25 persen, harga jualnya mencapai Rp2.592.064.000.
Perbedaan harga sebelum dan sesudah pajak tersebut menunjukkan adanya tambahan biaya PPh sebesar 0,25 persen pada transaksi emas. Dengan demikian, masyarakat yang hendak membeli emas perlu memperhatikan harga akhir setelah pajak sebagai acuan dana yang harus disiapkan.
Harga emas menjadi salah satu perhatian masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi dan perkembangan pasar keuangan global. Selain digunakan sebagai aset investasi, emas juga banyak dipilih sebagai instrumen untuk menjaga nilai kekayaan dalam jangka panjang. (Sn)