Harga Emas Hari Ini 12 Februari 2026 Naik, Simak Rincian Terbarunya

ilustrasi
ilustrasi

Jakarta|EGINDO.co Harga emas batangan di dalam negeri kembali menjadi perhatian pelaku pasar dan investor pada perdagangan Kamis (12/2/2026). Berdasarkan pembaruan pukul 08.30 WIB, harga emas tercatat bergerak variatif di berbagai satuan berat, mencerminkan dinamika harga emas global serta pergerakan nilai tukar rupiah.

Kenaikan harga emas domestik umumnya dipengaruhi oleh sentimen suku bunga Amerika Serikat, inflasi global, serta fluktuasi kurs rupiah terhadap dolar AS. Sejumlah analis menilai, emas masih menjadi instrumen lindung nilai (safe haven) yang diminati di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.

Berikut daftar harga emas hari ini:

Berat Harga Dasar Harga + PPh 0,25%
0,5 gr Rp1.523.500 Rp1.527.309
1 gr Rp2.947.000 Rp2.954.368
2 gr Rp5.834.000 Rp5.848.585
3 gr Rp8.726.000 Rp8.747.815
5 gr Rp14.510.000 Rp14.546.275
10 gr Rp28.965.000 Rp29.037.413
25 gr Rp72.287.000 Rp72.467.718
50 gr Rp144.495.000 Rp144.856.238
100 gr Rp288.912.000 Rp289.634.280
250 gr Rp722.015.000 Rp723.820.038
500 gr Rp1.443.820.000 Rp1.447.429.550
1.000 gr Rp2.887.600.000 Rp2.894.819.000

Harga tersebut merupakan harga jual dasar yang dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 0,25% bagi pemilik NPWP, sesuai ketentuan perpajakan transaksi emas batangan di Indonesia.

Sejumlah media ekonomi seperti CNBC Indonesia dan Bisnis.com dalam berbagai laporannya menyebutkan bahwa pergerakan harga emas domestik sangat dipengaruhi harga emas dunia (spot gold) serta ekspektasi kebijakan suku bunga The Fed. Ketika suku bunga berpotensi turun, harga emas cenderung menguat karena biaya peluang memegang emas menjadi lebih rendah.

Di sisi lain, pelemahan rupiah juga dapat mendorong kenaikan harga emas dalam negeri, meski harga global stagnan.

Analis memproyeksikan emas masih prospektif sebagai instrumen investasi jangka menengah hingga panjang, terutama untuk:

  • Lindung nilai inflasi

  • Diversifikasi portofolio

  • Aset aman saat gejolak pasar

Namun investor tetap disarankan memperhatikan spread harga jual dan buyback serta tujuan investasinya. (Sn)

Scroll to Top