Harga Emas Antam Hari Ini, 6 Juli 2026: Naik ke Rp2,67 Juta per Gram, Simak Daftar Lengkapnya

ilustrasi emas batang
ilustrasi emas batang

Jakarta|EGINDO.co Harga emas batangan pada perdagangan Senin, 6 Juli 2026, masih menjadi perhatian masyarakat dan investor yang menjadikan logam mulia sebagai instrumen investasi jangka panjang. Berdasarkan daftar harga terbaru, emas batangan dipasarkan mulai dari pecahan 0,5 gram hingga 1.000 gram, dengan harga yang telah disesuaikan untuk setiap ukuran.

Untuk pembelian emas batangan, konsumen juga perlu memperhitungkan Pajak Penghasilan (PPh) sebesar 0,25 persen, sehingga nominal yang dibayarkan sedikit lebih tinggi dibandingkan harga dasar.

Harga emas batangan ukuran 1 gram hari ini dibanderol Rp2.670.000, sedangkan harga setelah dikenakan PPh 0,25 persen menjadi Rp2.676.675. Sementara itu, pecahan terkecil 0,5 gram dijual seharga Rp1.385.000, atau Rp1.388.463 setelah pajak.

Bagi investor yang mengincar pecahan lebih besar, emas ukuran 10 gram dipasarkan seharga Rp26.195.000 dengan harga setelah pajak mencapai Rp26.260.488. Adapun emas batangan ukuran 100 gram dijual Rp261.212.000, atau Rp261.865.030 setelah dikenakan PPh.

Sementara itu, emas batangan ukuran terbesar, yakni 1.000 gram (1 kilogram), dipasarkan dengan harga dasar Rp2.610.600.000, dan menjadi Rp2.617.126.500 setelah pajak.

Berikut daftar lengkap harga emas batangan per 6 Juli 2026:

Berat Harga Dasar Harga Setelah PPh 0,25%
0,5 gram Rp1.385.000 Rp1.388.463
1 gram Rp2.670.000 Rp2.676.675
2 gram Rp5.280.000 Rp5.293.200
3 gram Rp7.895.000 Rp7.914.738
5 gram Rp13.125.000 Rp13.157.813
10 gram Rp26.195.000 Rp26.260.488
25 gram Rp65.362.000 Rp65.525.405
50 gram Rp130.645.000 Rp130.971.613
100 gram Rp261.212.000 Rp261.865.030
250 gram Rp652.765.000 Rp654.396.913
500 gram Rp1.305.320.000 Rp1.308.583.300
1.000 gram Rp2.610.600.000 Rp2.617.126.500

Pergerakan harga emas setiap hari dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari dinamika harga emas dunia, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, hingga sentimen ekonomi global. Oleh karena itu, investor disarankan untuk terus memantau perkembangan pasar sebelum mengambil keputusan investasi maupun transaksi jual beli logam mulia. (Sn)

Scroll to Top