Medan | EGINDO.com – Harga Avtur turun 10%, harga tiket pesawat domestik saat ini juga masih relatif tinggi. Penurunan harga avtur sebesar 10% oleh Pertamina Patra Niaga per 1 Juni 2026 diyakini menjadi sentimen positif bagi emiten maskapai penerbangan. Namun dampaknya diperkirakan belum cukup kuat untuk mendorong kinerja emiten maskapai penerbangan secara signifikan.
Berdasarkan pantauan dan catatan EGINDO.com menyebutkan bahwa pergerakan harga minyak mentah global (crude) menjadi faktor paling dominan dalam memicu penurunan harga avtur saat ini. Menurut perhitungan adanya tren penurunan pada harga minyak mentah dunia tersebut langsung direspons secara adil oleh badan usaha penyedia bahan bakar aviation.
Terlihat pada sebulan terakhir (harga crude) sudah mulai turun dari US$ 110/bbl menjadi sekitar US$ 95/bbl. Sudah menurun sekitar 14%. Dan harga Avtur turun sekitar 10%. Namun, pada sisi lain, potensi penurunan harga tiket akibat penyesuaian fuel surcharge dinilai belum tentu mampu mendorong lonjakan jumlah penumpang.
Perlu diingat secara teori, harga tiket yang lebih murah bisa meningkatkan volume penumpang. Namun, fakta di lapangan terlihat tidak ada potensi pengulangan lonjakan seperti periode 2022-2023 lalu saat terjadi efek reopening dan revenge travel.
Boleh jadi kondisi makroekonomi saat ini berbeda, dimana daya beli masyarakat, khususnya kelas menengah, masih tertekan. Selain itu, pelemahan rupiah juga membuat biaya perjalanan, terutama ke luar negeri, menjadi lebih mahal. Namun hal ini tidak otomatis menguntungkan maskapai domestik.
Faktanya juga berdasarkan penyelusuran EGINDO.com sampai hari ini Selasa (2/6/2026) harga tiket pesawat untuk penerbangan domestik masih relatif tinggi, belum terlihat penurunan apa lagi bila dibandingkan pada saat pra-pandemi yang lalu. Masyarakat menanti turunnya harga tiket pesawat sebab begitu harga Avtur naik, langsung tiket pesawat naik.
“Lucu ya, kalau harga Avtur naik, langsung harga tiket pesawat naik. Namun, kalau harga Avtur turun hingga 10 persen mengapa harga tiket pesawat tidak langsung turun,” kata Anwar Ibrahim (42) seorang calon penumpang pesawat dari Bandara Kualanamu tujuan bandara Soekarno-Hatta kepada EGINDO.com kesal.@
M Yas/timEGINDO.com