Hal-Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Mudik Di Stasiun KA

ilustrasi stasiun gambir, jakarta pusat
ilustrasi stasiun gambir, jakarta pusat

Jakarta|EGINDO.co Pemerhati masalah transportasi dan hukum Budiyanto menjelaskan, Puncak libur tahun baru akan terjadi tanggal 30 dan 31 Desember 2022, semua moda transportasi mengalami peningkatan termasuk penumpang Kereta Api (KA). Sistem manajemen pelayanan di Kereta Api sudah cukup bagus. Penjualan tiket harus tetap dikontrol walaupun menggunakan sistem On line.

Diyakinkan Budiyanto,  trend peningkatan penumpang pada puncak mudik sudah diprediksi salah satu solusi adalah menambah jumlah gerbong Kereta Api dan penambahan jam kerja pemberangkatan Kereta Api. Sosialisasi dan komunikasi kepada masyarakat harus intens dilaksanakan dengan media.

Waktu berangkat jumlah penambahan gerbong dan lain- lain yang berkaitan dengan mobilitas Kereta Api. “Dengan adanya komunikasi dan penyampaian informasi yang akurat calon penumpang terlayani dengan baik dan tidak ada yang merasa di kecewakan,”ujarnya.

Baca Juga :  Investasi Harus Terintegrasi Dengan Pertumbuhan Ekonomiia
ilustrasi di stasiun KA

Mantan Kasubdit Bin Gakkum AKBP (P) Budiyanto MH mengatakan, demi keamanan para penumpang jangan membawa barang – barang berharga secara mencolok dan barang yang lain, simpan dengan baik pada tempat yang aman. Waspadai kejahatan dengan modus hipnotis, jangan meninggalkan barang tanpa pengawasan, bila perlu ada teman apabila ada keperluan mendesak bergantian.

“Kesimpulannya Puncak liburan mudik tahun baru sudah dipastikan akan mengalami trend peningkatan pada tanggal 30 dan 31 Desember 2022,”tandasnya.

Sistem penjualan tiket tetap di kontrol karena menggunakan sistem on line. Hal ini menurut Budiyanto, sudah diprediksi oleh manajemen Kereta Api dengan solusi menambah jumlah gerbong Kereta Api dan menambah jam kerja.

Baca Juga :  Presiden: Keberhasilan Tangani Covid Tak Terlepas Peran TNI

Kemudian demi keamanan para penumpang jangan menggunakan barang – barang berharga berlebihan, pada saat menunggu antrian, barang berharga jangan ditinggalkan tanpa pengawasan, ada keperluan bergantian. “Waspadai kejahatan dengan modus hipnotis dan percaloan,”tutup Budiyanto.

@Sadarudin

Bagikan :