Guangzhou | EGINDO.co – Sejak Hainan meluncurkan operasi penutupan bea cukai di seluruh pulau, wilayah ini semakin menjadi pilihan populer bagi investor asing yang mencari peluang bisnis di Tiongkok yang hemat biaya dan praktis. Namun, banyak investor masih bimbang antara Hainan dan Hong Kong, yang sejak lama menjadi pilihan utama berkat sistem pajak yang menguntungkan dan kebijakan devisa yang longgar.
Untuk membantu Anda mengambil keputusan yang tepat, berikut 3 pertimbangan utama:
*Pertama, pertimbangkan tingkat ketergantungan Anda pada pasar daratan Tiongkok.
Prioritaskan Hainan jika bisnis Anda bergantung pada rantai pasok atau pasar konsumen daratan, seperti barang impor olahan untuk dijual di daratan, pariwisata kelas atas, dan layanan kesehatan. Kebijakan preferensial Hainan dapat menurunkan biaya, dengan logistik yang lebih lancar serta keterhubungan regulasi yang lebih baik dengan daratan.
Pilih Hong Kong jika bisnis Anda berfokus pada layanan murni lepas pantai, perdagangan re-ekspor, atau operasi berorientasi global, dengan memanfaatkan lingkungan devisa bebas yang tak tergantikan serta konektivitas globalnya.
*Kedua, skala perusahaan dan jenis bisnis juga mempengaruhi pilihan.
Hong Kong lebih ramah bagi UKM karena proses pendaftaran yang sederhana, tidak adanya persyaratan ketat terkait “operasi substantif”, serta biaya kepatuhan yang rendah. Sementara itu, dividen kebijakan Hainan (tarif 0% dan pajak penghasilan badan 15%) lebih berdampak bagi bisnis seperti manufaktur, e-commerce lintas batas skala besar, atau layanan pameran yang membutuhkan impor peralatan atau bahan baku.
*Ketiga, kebijakan talenta dan konfigurasi tim berperan penting dalam kelancaran operasional.
Hong Kong unggul dalam menarik talenta internasional, dengan fasilitas hidup yang matang bagi tim yang tidak memerlukan penugasan jangka panjang di daratan. Sebaliknya, batas pajak penghasilan pribadi 15% di Hainan menguntungkan talenta kelas atas, dengan biaya hidup yang lebih rendah, dan lebih cocok bagi tim yang menyeimbangkan bisnis di daratan. Bagi karyawan asing yang memerlukan visa kerja, Hainan juga dapat menjadi pilihan yang layak.
Perlu dicatat bahwa Hainan mensyaratkan operasi bisnis substantif, artinya perusahaan harus memiliki staf di lokasi, membayar jaminan sosial, dan menjalankan kegiatan usaha nyata secara lokal.
Pilihan yang tepat bergantung pada kebutuhan bisnis spesifik Anda. Jika Anda beroperasi di industri khusus atau memiliki kebutuhan unik, jangan ragu untuk menghubungi E-SNAVS untuk mendapatkan saran yang dipersonalisasi sesuai dengan situasi Anda.
Sumber : e-snavs/SL