Guna Sinkronisasi Data Beli Elpiji Membawa KTP

Petugas sedang memeriksa kumpulan tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram.
Petugas sedang memeriksa kumpulan tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram.

Jakarta|EGINDO.co PT Pertamina (Persero) mengharuskan pembeli elpiji tiga kilogram membawa KTP untuk pendataan. Penggunaan KTP untuk sinkronisasi data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).

“Pendataan masyarakat sudah dilakukan beberapa tahun lalu. Kalau di pangkalan resmi bisa dilihat log book, siapa yang beli, kapan yang beli,” kata Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting kepada Pro3 RRI, Rabu (21/12/2022).

Menurutnya, masyarakat yang akan membeli elpiji tiga kilogram tidak perlu mengunduh aplikasi apapun. Masyarakat juga tidak perlu mengunduh aplikasi MyPertamina.

“Beda dengan BBM, ini kan supaya subsidi tepat. Kalau untuk elpiji ini hanya untuk pencocokan data,” ujarnya.

Kebijakan pembelian elpiji menggunakan KTP sudah dilakukan uji coba di lima kecamatan. Di antaranya di Tangerang, Semarang, Batam, dan Mataram.

Baca Juga :  Blinken Menolak Klaim 'Perang Dingin' Antara AS Dan China

Uji coba ini berlangsung untuk pembelian elpiji tiga kilogram di pangkalan resmi Pertamina. Penekanan langkah ini diambil agar subsidi dapat benar-benar tepat sasaran.

Sumber: rri.co.id/Sn

Bagikan :