Kuala Lumpur | EGINDO.co – Google akan menginvestasikan US$15 miliar di Malaysia antara tahun 2027 hingga 2028. Dana tersebut akan dialokasikan untuk pembangunan kompleks pusat data, pengembangan energi bersih, penguatan ketahanan air, serta peningkatan keterampilan tenaga kerja, ungkap unit bisnis Alphabet tersebut pada hari Rabu (4 November).
Google berencana membangun kompleks baru di negara bagian Selangor dan Negeri Sembilan, melengkapi kompleks pertama mereka yang sudah beroperasi di Elmina Business Park, Selangor.
“Investasi ini selaras dengan prioritas pembangunan Malaysia. Kami menyediakan kapasitas komputasi dasar untuk mendorong inovasi di seluruh negeri, sekaligus menambah sumber daya energi dan air lokal seiring dengan skala operasional kami yang terus berkembang,” ujar Ruth Porat, Presiden sekaligus Chief Investment Officer Alphabet dan Google.
Menurut Google, fase konstruksi kompleks-kompleks tersebut diperkirakan akan memberikan kontribusi rata-rata US$1,1 miliar per tahun terhadap PDB Malaysia dan mendukung lebih dari 37.000 lapangan kerja lokal setiap tahunnya.
Setelah beroperasi, fasilitas-fasilitas ini diproyeksikan mampu menopang lebih dari 9.000 lapangan kerja lokal per tahun, dengan tingkat upah rata-rata 45 persen di atas median nasional.
Google juga menyatakan rencananya untuk menambah kapasitas energi bersih sebesar lebih dari 1 gigawatt ke dalam jaringan listrik nasional Malaysia.
“Google akan menanggung 100 persen biaya energi yang digunakan oleh kompleks pusat datanya, serta biaya infrastruktur langsung yang diperlukan untuk menghubungkannya ke jaringan listrik, dengan tetap mematuhi seluruh peraturan lokal yang berlaku,” jelas pihak perusahaan.
Terkait efisiensi, Google menyebutkan bahwa kompleks mereka di Malaysia akan beroperasi dengan tingkat *Power Usage Effectiveness* (PUE) sebesar 1,12 hingga 1,14.
Selain itu, Google mengumumkan rencana untuk meluncurkan empat program baru yang bertujuan meningkatkan keterampilan 800.000 warga Malaysia dalam lima tahun ke depan.
Sumber : CNA/SL